Dari Singapura, Menko Luhut Naik Jet Pribadi Tinjau Bandara Silangit

Kompas.com - 08/09/2017, 19:59 WIB
Menko Maritim Luhut Panjaitan meninjau runway Bandara Silangit, Jumat (8/9/2017) KOMPAS.com / Mei LeandhaMenko Maritim Luhut Panjaitan meninjau runway Bandara Silangit, Jumat (8/9/2017)
|
EditorHilda B Alexander

MEDAN, KompasProperti - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan terbang ke Sumatera Utara (Sumut) untuk meninjau kesiapan Bandara Silangit di Kabupaten Tapanuli Utara.

Luhut bertolak dari bandara Seletar Singapura pada pukul 10.00 waktu setempat dengan menggunakan jet pribadinya. 

Bandara Silangit yang direncanakan sebagai bandara internasional akan diresmikan Presiden Joko Widodo pada Oktober 2017 mendatang.

Namun, sebelum diresmikan, Luhut meminta pengelola bandara memperhatikan beberapa hal. Di antaranya pendidikan sumber daya manusia (SDM) dan kedisiplinan.

"SDM harus ditingkatkan dengan pendidikan, juga kedisiplinan. SDM harus dibenahi supaya wisatawan nyaman saat tiba di bandara. Banyak investor dari luar yang ingin berinvestasi di Tapanuli Utara, khususnya sekitar bandara, mereka mau bangun perhotelan," kata Luhut, Jumat (8/9/2017).

Selain itu, pernak-pernik kerajinan tangan untuk oleh-oleh harus lebih menarik dan memiliki nilai jual sehingga para pelancong tertarik untuk membelinya. Juga infrastruktur, jalan dari Kota Medan menuju Bandara Silangit harus segera diperbaiki.

"Kita mau tunjukkan bahwa putra daerah mampu dan bandara Silangit jadi bandara internasional. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut, bila perlu bantu untuk mendatangkan ahli agar produk kerajinan tangan kita memiliki nilai jual," ucap Luhut.

Mendengar pemintaan Luhut, Wakil Gubernur Sumatera Utara Nurhajizah Marpaung menjawab, Pemprov Sumut sangat mendukung Bandara Silangit menjadi bandara internasional.

Pihaknya juga ingin supaya Tapanuli Utara sebagai salah satu kabupaten yang berada di kawasan Danau Toba menjadi tujuan wisata kedua setelah Bali.

Untuk mendukung semua itu, dia meminta Luhut sebagai putra daerah dapat mendekati pemerintah pusat agar ada penambahan anggaran untuk Sumut.

"Sumut itu salah satu provinsi terbesar di Indonesia tapi anggarannya terlalu kecil dibanding provinsi lain. Kalau jalan rusak menuju bandara, ini jalan provinsi. Tolong segera dilaporkan, Pemprov Sumut akan segera memperbaikinya," ujar Nurhajizah.

Sementara itu Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan menyatakan kesiapannya menyambut turis-turis dari mancanegara.

"Kami akan lakukan apapun yang menjadi tanggung jawab kami dan mengharapkan koordinasi dan perhatian yang lebih intensif untuk mewujudkan keinginan besar kita ini," kata Nikson.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X