Ada 295 Titik Sesar Aktif di Peta Gempa Baru

Kompas.com - 05/09/2017, 05:49 WIB
Peluncuran Peta Sumber dan Bahaya Gempa Indonesia 2017 di Auditorium Kementerian PUPR, Senin (4/9/2017). KOMPAS.com / DANI PRABOWOPeluncuran Peta Sumber dan Bahaya Gempa Indonesia 2017 di Auditorium Kementerian PUPR, Senin (4/9/2017).
Penulis Dani Prabowo
|
EditorHilda B Alexander

JAKARTA, KompasProperti - Pemerintah telah meluncurkan peta sumber dan bahaya gempa terbaru. Peta tersebut akan digunakan sebagai pertimbangan dalam menyusun perencanaan pembangunan proyek infrastruktur.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, di dalam peta yang baru ditemukan 295 titik sesar yang masih aktif.

Jumlah tersebut, jauh lebih banyak bila dibandingkan peta gempa sebelumnya yang hanya 81 titik.

"Dengan demikian pasti lebih hati-hati dalam perencanaan," kata Basuki di Auditorium Kementerian PUPR, Senin (4/9/2017).

Kendati jumlah sesar aktif yang ditemukan lebih banyak, Basuki memastikan, hal tersebut tak akan mengganggu proses pembangunan proyek-proyek infrastruktur yang telah direncanakan sebelumnya.

"Dengan adanya data ini, orang-orang (teknik) sipil yang merencanakan akan menaikkan safety factor dengan teknologinya. Itu lebih hati-hati," kata dia.

Sementara itu, Kepala Badan Litbang Kementerian PUPR Danis H Sumadilaga mengatakan, pemutakhiran data peta dilakukan untuk menghadapi potensi gempa yang akan terjadi pada masa depan.

"Penyusunan pembaharuan Peta Gempa 2017 mengacu konsep Probabilistic Seismic Hazard Analysis (PSHA) dan Deterministic Seismic Hazard Analysis (DSHA) dengan menggunakan semua data dan informasi serta metode terkini untuk wilayah Indonesia," kata Danis.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X