Kompas.com - 25/08/2017, 18:43 WIB
|
EditorHilda B Alexander

UNGARAN, KompasProperti - Bisnis perhotelan di Kabupaten Semarang menghadapi tantangan baru. Saat ini banyak vila pribadi yang beralih fungsi menjadi hunian komersial.

Vila-vila pribadi ini tersebar di kawasan wisata Bandungan dan Kawasan Kopeng. Biasanya vila-vila ini ditawarkan kepada pengunjung pada akhir pekan. Kondisi ini tentu saja dikeluhkan para pengusaha hotel di Kabupaten Semarang.

"Para pengelola hotel sangat menyayangkan hal itu," kata Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Semarang Fitri Rizani, Jumat (25/8/2017) siang.

Dia menjelaskan, model yang ditawarkan adalah sewa pribadi, yakni pihak penyewa hanya menghubungi penjaga vila sejak jauh hari. Kemudian, penjaga meneruskan ke pihak pemilik.

Fitri menengarai praktik menyewakan vila ini sudah terjadi sejak tiga tahun yang lalu. Paling banyak vila-vila ini terisi setiap akhir pekan.

Sedangkan tarif yang ditawarkan memang jauh lebih murah dari harga sewa kamar hotel. Misalnya untuk vila dengan tiga hingga empat kamar, harga yang dipatok per malam berkisar mulai dari Rp 2 juta hingga Rp 3 juta.

"Harga sewa vila pribadi yang lebih murah, secara tidak langsung berdampak kepada jumlah omset," kata dia.

Menurut Fitri, kondisi ini sangat merugikan para pengelola hotel. Apalagi keberadaan vila pribadi sejauh ini belum tersentuk pajak. Sedangkan hotel, setiap bulannya harus membayar pajak usaha.

"Kalau itu dibiarkan terus menerus bisa mematikan usaha hotel," cetus dia.

Fitri mengaku tidak mempermasalahkan apabila vila-vila tersebut membuka pelayanan penginapan. Asalkan berizin dan mengubah jenis vilanya menjadi vila komersial.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.