Transaksi Rumah Sekunder Melonjak 35 Persen

Kompas.com - 25/08/2017, 00:31 WIB
Rumah tapak murah yang diperuntukkan bagi MBR di Perumahan Pesona Bukit Batuah di Batu Ampar, Balikpapan Timur, Kalimantan Timur. Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPRRumah tapak murah yang diperuntukkan bagi MBR di Perumahan Pesona Bukit Batuah di Batu Ampar, Balikpapan Timur, Kalimantan Timur.
|
EditorHilda B Alexander

JAKARTA, KompasProperti - Daya beli masyarakat disebut-sebut tengah turun, mengingat inflasi berada di titik terendah selama 3 tahun terakhir, yakni 0,69 persen pada Juni 2017.

Selain itu, banyak kios ritel yang tutup akibat penjualan lesu. Meski demikian, sektor properti khususnya untuk pasar sekunder masih menunjukkan performa baik.

"Transaksi rumah dijual itu stabil. Secara nasional, penjualan masih naik 7 persen per semester, tahunan 35 persen naik," ujar Country General Manager Rumah123, Ignatius Untung di Jakarta, Kamis (24/8/2017).

Ia menambahkan, dari segi pertumbuhan, memang mengalami penurunan. Hal tersebut disebabkan penetrasi pasar sudah tinggi.

Seperti diketahui, jika penetrasi tinggi, maka pertumbuhan tidak bisa meningkat jauh lagi.

Meski demikian, Ignatius menilai, dengan adanya pertumbuhan transaksi, sektor properti sekunder masih cukup bagus.

"Data transaksi yang terjual juga masih naik baik sewa maupun jual. Biarpun kalau Mei ke Juni agak turun, tapi kita taulah ya kan itu saat Lebaran," sebut Ignatius.

Peningkatan juga tercatat dari segi pencarian. Pada Semester I-2017, tren pencarian rumah naik sebesar 64,95 persen dibanding Semester II-2016 lalu.

Sementara secara tahunan, tren pencarian mencatatkan pertumbuhan mencapai 48,30 persen.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X