Harga Rusunami "Nempel" Stasiun Tanjung Barat Hanya Rp 200 Jutaan

Kompas.com - 15/08/2017, 23:31 WIB
Rusun Stasiun Tanjung Barat. KOMPAS.com / DANI PRABOWORusun Stasiun Tanjung Barat.
Penulis Dani Prabowo
|
EditorHilda B Alexander

JAKARTA, KompasProperti - Perum Perumnas memulai pembangunan rumah susun di Stasiun Tanjung Barat. Rusun ini nantinya akan terdiri atas rumah susun sederhana milik ( rusunami) dan apartemen sederhana milik (anami).

Untuk rusunami, Direktur Produksi Perum Perumnas HM Kamal Kusmantoro menjelaskan, ada dua tipe yang ditawarkan yaitu studio dengan satu kamar seluas 22 meter persegi dan dua kamar tidur seluas 32 meter persegi.

Adapun harga yang dibanderol yaitu sekitar Rp 9,2 juta per meter persegi. Artinya, masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) cukup membayar sekitar Rp 202 juta untuk unit apartemen dengan tipe terkecil.

"Tapi tadi Ibu Menteri (BUMN) maunya (harga) dikurangi. Jadi mau dihitung dulu, kita belum tahu," kata Kamal saat dijumpai usai groundbreaking, Selasa (15/8/2017).

Sementara itu, untuk anami atau komersil harga yang dipatok berkisar antara Rp 16 juta hingga Rp 18 juta per meter persegi.

Rusun Stasiun Tanjung Barat ini akan dibangun di atas lahan seluas 15.244 meter persegi. Ada tiga menara yang aka dibangun setinggi 29 lantai.

Jumlah unit yang tersedia yakni 1.232 unit dimana 25 persen diantaranya diperuntukkan bagi MBR. Rencananya, rusun ini akan mulai dipasarkan pada September mendatang.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X