Kompas.com - 14/08/2017, 18:30 WIB
|
EditorHilda B Alexander

SEMARANG, KompasProperti - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) masih belum dapat memulai proyek pembangunan Saluran Penyediaan Air Minum (SPAM) Bendungan Jatibarang, Semarang Barat, Kota Semarang. Alasannya, proyek masih dalam tahap lelang.

"Bendungan Jatibarang fungsinya untuk bahan air baku. Kami sedang lelang untuk SPAM," kata Direktur Jenderal Sumber Daya Air PUPR Iman Santoso, Senin (14/8/2017).

SPAM dari Bendungan Jatibarang akan sangat bermanfaat bagi masyarakat. Dari kapasitas bendungan yang mampu menampung 20 juta kubik, dapat memasok air bersih sebesar 1.050 liter per detik.

"Dibangun dan nanti bisa dipakai untuk warga Kota Semarang," ujar Imam.

Bendungan Jatibarang, sambung Imam, merupakan satu-satunya yang berada di wilayah kota.

Hal berbeda dengan bendungan lain yang relatif berada di wilayah kabupaten dan jauh dari pusat kota.

"Bendungan Indonesia pada umumnya ada luar kota, ada di kabupaten-kabupaten. Jatibarang Itu di Kota Semarang, jadi akses sangat dekat," kata Imam.

Pembangunan Bendungan di kota itu digalakkan untuk mengatasi banjir di wilayah atas. Bendungan juga diharapkan bisa meningkatkan kelestarian fungsi konservasi di Daerah Aliran Sungai (DAS).

SPAM Semarang Barat ini direncanakan sebagai proyek percontohan dengan skema pendanaan kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU) di Indonesia.

SPAM Semarang Barat akan mampu menyelesaikan permasalahan krisis air bersih dan penurunan permukaan tanah di Kota Semarang.

Menurut Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP), SPAM Semarang Barat mulai konstruksi pada 2018 dengan investasi Rp 914 Miliar.

SPAM akan dioperasikan pada tahun 2022. Dalam operasinya, proyek ini menyediakan air minum untuk 31 kelurahan di 3 kecamatan dengan estimasi 60.000 keluarga yang belum tersambung jaringan SPAM dalam wilayah Semarang Barat, Tugu, dan Ngaliyan. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.