Bangun 2 Hotel di Meikarta, Lippo Gandeng Langham

Kompas.com - 10/08/2017, 22:01 WIB
Peta lokasi Meikarta, Cikarang, Jawa Barat. www.meikarta.comPeta lokasi Meikarta, Cikarang, Jawa Barat.
|
EditorHilda B Alexander

JAKARTA, KompasProperti - Pengembang Lippo Group menandatangani Surat Pernyataan Kehendak (Lo) dengan Langham Hospitality Group.

Penandatanganan tersebut dilakukan dalam rangka pengelolaan dua fasilitas perhotelan pada proyek kota terpadu Meikarta, di Cikarang.

"Kami memberikan apresiasi kepada Langham Hospitality Group dan turut merasa bangga dengan pemilihan Meikarta sebagai lokasi pembangunan hotel bertaraf internasional," ujar Presiden Meikarta Ketut Budi Wijaya saat penandatanganan, di Jakarta, Kamis (10/8/2017).

Menurut Wijaya, penandatanganan ini dapat dikatakan sebagai kepercayaan masyarakat internasional pada Meikarta.

Seperti diketahui, Langham Hospitality Group adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang jasa perhotelan dan pariwisata dengan 50 cabang hotel di dunia.

Langham berada di bawah naungan Great Eagle Holdings, yang merupakan sebuah perusahaan properti dan perhotelan berbasis di Hong Kong.

"Hadirnya rencana pembangunan hotel di Meikarta merupakan bagian dari upaya Lippo dalam pembangunan sebuah kota modern bertaraf internasional dengan infrastruktur terlengkap di Indonesia dan Asia," kata Wijaya.

Sementara itu, Development Manager Langham Hospitality Group Celia Lian menjelaskan, ekspansi Langham Hospitality Group di Indonesia, terutama Meikarta, merupakan bagian dari langkah strategis perusahaan.

"Dengan lokasi yang sangat strategis dan didukung fasilitas bertaraf internasional, kami melihat Meikarta memiliki kapabilitas untuk mendukung perkembangan kami," sebut Celia.

Di Meikarta, rencananya akan dikembangkan 100 gedung tinggi dengan ketinggian masing-masing gedung sekitar 35 hingga 45 lantai.

Ke-100 gedung itu terbagi dalam peruntukan huian sebanyak 250.000 unit, perkantoran strata title, 10 hotel bintang lima, pusat belanja dan area komersial seluas 1,5 juta meter persegi.

Fasilitas yang akan melengkapinya antara lain pusat kesehatan, pusat pendidikan dengan penyelenggara dalam dan luar negeri, tempat ibadah, dan lain-lain.

Khusus untuk perumahannya, harga hunian yang dipatok Rp 12,5 juta per meter persegi.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X