Kompas.com - 05/08/2017, 00:40 WIB
|
EditorHilda B Alexander

UNGARAN, KompasProperti - Bupati Semarang Mundjirin mempersilakan Pemerintah Pusat mengambilalih penataan kawasan Rawapening.

Mundjirin menyadari dengan luas lebih dari 2.700 hektar, penataan danau terluas di Pulau Jawa ini membutuhkan dana yang besar.

Seperti diketahui, saat ini Kementerian PUPR tengah mengupayakan percepatan pembersihan eceng gondok sebagai bagian dari revitaliasi dan normalisasi Rawapening.

Bahkan BBWS Pemali-Juwana saat ini tengah merakit tiga kapal dregder di Dermaga Sumurup, Desa Asinan, Kecamatan Bawen.

"Setelah persoalan eceng gondok selesai nanti mau diapain? lha Ditjen Cipta Karya akan mencoba membantu, kalau sudah jadi masterplan-nya, mana yang dikerjakan, oleh siapa dan kapan. Kemudian dari mana biayanya," kata Mundjirin usai menerima Direktur Pengembangan Kawasan Permukiman Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR, Rina Farida di Ungaran, Jumat (4/8/2017) siang.

Menurut dia, pihaknya harus realistis bahwa penataan Rawapening membutuhan biaya yang besar.

Pasalnya, danau yang wilayahnya meliputi empat kecamatan di Kabupaten Semarang ini menghadapi persoalan serius, di luar masalah sedimentasi dan populasi eceng gondok.

Untuk itu masterplan tata ruang Rawapening hingga implementasinya sebaiknya ditangani oleh Pemerintah Pusat.

Jika penataan Rawapening ditangani oleh Pemerintah Pusat, Pemkab Semarang dapat menghemat anggaran untuk dimanfaatkan di sektor lainnya.

Mundjirin juga berharap, kedatangan Direktur Pengembangan Kawasan Permukiman Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR, Rina Farida ke Kabupaten Semarang dapat menyinergikan kewenangan antara daerah, provinsi dan pemerintah pusat dalam menangani Rawapening.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.