Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 29/07/2017, 13:03 WIB
Penulis Dani Prabowo
|
EditorHilda B Alexander

JAKARTA, KompasProperti - Sejak dikenalkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Mei 2017 lalu, seluruh rumah yang ditawarkan di Villa Kencana Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, sudah habis terjual. Tercatat, ada 8.749 unit rumah yang beralih kepada masyarakat.

Managing Director PT Sri Pertiwi Sejati Group (SPS Group), Asmat Amin mengakui, kehadiran Jokowi cukup membantu penjualan rumah yang telah dibangun sejak 2016 lalu. Padahal, meski berstatus rumah subsidi, fasilitas yang ditawarkan setara real estate.

"Jadi dengan adanya Pak Jokowi, kelebihannya terekspos. Sehingga orang-orang berbondong-bondong beli rumah di Villa Kencana Cikarang ini," kata Asmat kepada KompasProperti, Jumat (28/7/2017).

Villa Kencana Cikarang dikembangkan oleh PT Arrayan Bekasi Development, anak usaha SPS Group, di atas lahan seluas 105 hektar. Rumah yang dibanderol Rp 141 juta/unit itu memiliki tipe 25/60.

Kendati sudah habis, penjualan masih tetap dilakukan dengan mekanisme waiting list. Tercatat, sekitar 1.000 pembeli yang kini berstatus daftar tunggu atau waiting list.

Salah contoh rumah tipe 25/60 di Villa Kencana Cikarang yang diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kamis (4/5/2017).Arimbi Ramadhiani/Kompas.com Salah contoh rumah tipe 25/60 di Villa Kencana Cikarang yang diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kamis (4/5/2017).

Menurut Asmat, mereka yang berstatus waiting list menunggu pembeli yang kini sedang dalam proses BI Checking. Bila ada yang tidak lolos, nantinya mereka akan digantikan oleh yang berstatus waiting list.

"Jadi yang waiting list ini bisa masuk, bisa ambil," ujarnya.

Untuk diketahui, perumahan yang diresmikan Jokowi ini dapat ditebus dengan uang muka atau down payment 1 persen dan cicilan sekitar Rp 800.000 per bulan.

Untuk akses KPR FLPP, masyarakat mendapat fasilitas bunga acuan 5 persen dengan masa tenor hingga 20 tahun.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+