IndonesianLuxury Incar Orang-orang Kaya

Kompas.com - 27/07/2017, 15:36 WIB
Tim IndonesianLuxury.com Arimbi RamadhianiTim IndonesianLuxury.com
|
EditorHilda B Alexander

JAKARTA, KompasProperti - Tidak seperti kelas menengah dan bawah, masyarakat kelas atas mengutamakan eksklusivitas dan personalitas.

Orang-orang ini cenderung mencari barang-barang yang terbatas bahkan didesain khusus.

Meski secara persentase masih lebih sedikit daripada kelas menengah dan bawah, secara jumlah, masyarakat kelas atas ini tetap besar dari total seluruh penduduk Indonesia.

Menyasar orang-orang tipe inilah, portal indonesianluxury.com mengumpulkan desainer interior, arsitek, seniman, dan perabotan mewah sebagai pilihan mendesain ruang yang diinginkan.

"Sebagai gambaran, pemegang Prioritas BCA saja jumlahnya 200.000 orang. Itu baru BCA, belum dari bank yang lain. Jadi potensinya besar sekali," ujar Founder IndonesianLuxury.com Erlangga Boenawan kepada KompasProperti, di Ritz Carlton, Jakarta, Kamis (27/7/2017).

Erlangga mengatakan, karena populasi penduduk Indonesia mencapai 250 juta jiwa, persentase sekecil apa pun dari jumlah ini angkanya cukup menjanjikan.

Meski demikian, kata dia, belum ada satu platform yang mampu menghubungkan mereka dan melayani kebutuhan akan desain dan karya seni.

Erlangga mengakui, jumlah masyarakat menengah memang sangat banyak. Ia berharap, seiring dengan pertumbuhan ekonomi, kesadaran akan seni, berbudaya, dan hidup secara beradab juga berkembang.

"Jangankan masyarakat menengah, masyarakat kelas atas juga jarang yang mau beli furnitur bagus, lukisan yang bagus," sebut Erlangga.

Namun di sisi lain, masyarakat berpenghasilan tinggi ini tidak tanggung-tanggung menghabiskan uang untuk tas, pakaian, dan sepatu yang harganya jutaan.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X