Pasar Pulih, Harga Rumah Diprediksi Naik 5 Persen

Kompas.com - 26/07/2017, 16:00 WIB
Ilustrasi rumah dan harga yang terus naik Thinkstock/MaxsattanaIlustrasi rumah dan harga yang terus naik
|
EditorHilda B Alexander

JAKARTA, KompasProperti - Kebutuhan perumahan yang tinggi mendorong pertumbuhan harga properti. Kenaikan ini diprediksi sekitar 5 persen.

Hal tersebut dimungkinkan karena setelah lesu dalam tiga tahun terakhir, pasar mulai bangkit dan merespons positif kebangkitan daya beli masyarakat.

"Harga bisa naik 5 persen year on year dengan indikasi ke depannya masih ada faktor-faktor positif seperti amnesti pajak dan suku bunga rendah," ujar Vice President Economist Bank Permata Josua Pardede saat paparan Rumah.com Property Index di Jakarta, Selasa (25/7/2017).

Josua menjelaskan, dana dari amnesti pajak masih berpotensi masuk ke sektor properti karena selama ini lebih banyak diinvestasikan ke sektor keuangan non-real.

Josua juga melihat bisnis berada di posisi terbawah pada akhir 2016. Kemudian pada awal 2017 trennya mulai membaik sejalan dengan beberapa proyek infrastruktur yang digenjot pemerintah.

Daya beli masyarakat pun seidkit pulih dengan adanya beberapa bantuan dari pemerintah untuk kebutuhan pokok seperti penyediaan beras miskin (raskin) dan dana desa.

"Kita harapkan dengan rencana penundaan kenaikan listrik dan BBM bisa menambah daya beli masyarakat khususnya pada semester II tahun ini," kata Josua.

Selain itu, imbuh dia, suku bunga perbankan rumah tapak trennya juga tengah turun. Hal tersebut dimanfaatkan konsumen untuk membeli rumah.

Sedangkan dari sisi pola konsumsi, masyarakat kini cenderung menyimpan pendapatan dibanding membelanjakannya.

Hal tersebut terlihat dari alokasi tabungan yang meningkat tiap tahun.

"Ini jadi indikasi kuat bahwa masyarakat bukan hanya menunda konsumsi, tetapi juga mungkin berencana beli rumah atau hal-hal yang lebih primer," sebut Josua.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X