Baru 15 Juta Meter Persegi Gedung Distempel "Green Building"

Kompas.com - 19/07/2017, 09:00 WIB
Green building butuh investasi lebih tinggi ketimbang pembangunan konvensional. shutterstockGreen building butuh investasi lebih tinggi ketimbang pembangunan konvensional.
Penulis Dani Prabowo
|
EditorHilda B Alexander

JAKARTA, KompasProperti - Keberadaan bangunan yang dirancang dengan konsep green building, diyakini menjadi salah solusi dalam penghematan energi pada masa depan.

Sayangnya, tingginya investasi yang harus dikeluarkan pada awal pembangunan, membuat para pengembang sedikit menahan langkah.

Deputy for International Relation Green Building Council Indonesia (GBCI) Prasetyoadi menilai, perlu ada intervensi pemerintah daerah (pemda) kepada para pengembang guna mendorong pembangunan green building.

Pemerintah pusat sendiri telah menginisiasi lahirnya aturan melalui Peraturan Menteri (Permen) PUPR Nomor 2 Tahun 2015 tentang Bangunan Gedung Hijau.

Peraturan itu terbit setelah Pemda DKI Jakarta mengeluarkan aturan senada tiga tahun sebelumnya.

"Jadi sekarang sudah ada beberapa kota yang akan mengikuti seperti Bandung, Surabaya, Makassar, Tangsel pakai data yang (sama seperti) Jakarta," kata pria yang akrab disapa Tiyok ini saat diskusi bertajuk Greening Indonesia’s Buildings and Industrial Estates by 2020: The Real Cost and The Way Forward di Jakarta, Selasa (18/7/2017).

Direktur Sinarmas Land Group Ignesjz Kemalawarta mengakui, membangun gedung dengan konsep green building memang memerlukan biaya investasi lebih mahal 4-5 persen dari pada gedung konvensional.

"Tapi sebetulnya tidak mahal banget tapi saat operasional pengelola gedung itu akan nikmati energi efisiensi, dari biaya operasional gedung," kata Ignesjz.

Penghematan

Tiyok mengungkapkan, sejak Peraturan Gubernur DKI Nomor 38 Tahun 2012 tentang Bangunan Gedung Hijau terbit, sampai dengan tahun 2016 sudah 15.000.000 meter persegi luas areal gedung yang disertifikasi sebagai green building.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X