Puncak Mudik, 1.400 Kendaraan Lewati Tol Kandeman-Gringsing Per Jam

Kompas.com - 10/07/2017, 16:00 WIB
Kondisi pintu keluar Gandulan di Jalan Tol Brebes (Kaligangsa) - Gringsing (Batang), Jumat (23/6/2017). Febri Ardani/Otomania.comKondisi pintu keluar Gandulan di Jalan Tol Brebes (Kaligangsa) - Gringsing (Batang), Jumat (23/6/2017).
|
EditorHilda B Alexander

JAKARTA, KompasProperti - Selama perhelatan mudik dan balik Lebaran tahun ini, PT Jasa Marga (Persero) Tbk membuka jalan tol darurat atau fungsional untuk membantu mengurangi volume lalu lintas di jalur utama mudik arah Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Menurut Direktur Utama PT Jasa Marga Desi Arryani, pembukaan jalan tol fungsional ini cukup membantu mengurai kepadatan kendaraan di jalur arteri.

"Meski saat (jalan fungsional) ditutup, masyarakat itu menunggu dibuka. Sudah diarahkan lewat jalur arteri, mereka tetap menunggu jalur dibuka kembali," ujar Desi saat jumpa pers Evaluasi Mudik dan Balik Lebaran 2017, di Jakarta, Senin (10/7/2017).

Desi memaparkan, adanya tol fungsional memberi alternatif kepada pengendara untuk menghindari kemacetan di jalur arteri.

Meski di satu sisi, tol fungsional juga belum selesai sepenuhnya sehingga berdebu ketika dilewati kendaraan.

Jalan tol fungsional selama Lebaran antara lain Batang-Semarang yang dioperasikan oleh anak perusahaan Jasa Marga, PT Jasamarga Semarang Batang (PT JSB).

Ruas ini dibuka sebagai jalan tol darurat dari Kandeman hingga Gringsing dengan panjang 36,45 kilometer yang dilengkapi 4 rest area temporer yang tersebar di KM 381, KM 391, KM 402 dan KM 411.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

PT JSB mencatat lalu lintas mencapai 1.400 kendaraan per jam pada puncak arus mudik dan 1.800 kendaraan per jam pada puncak arus balik.

Setelah arus mudik dan balik selesai, jalan tol darurat tersebut kembali ditutup untuk dilanjutkan kembali proses konstruksinya.

Selain Tol Batang-Semarang, pada Lebaran 2017 Jasa Marga juga memfungsikan sejumlah jalan tol lainnya sebagai jalan tol darurat yakni Jalan Tol Bawen-Salatiga (Segmen Bawen-Tingkir) sepanjang 17, 57 kilometer dikelola oleh PT Trans Marga Jateng.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X