Dari Penjualan 16.800 Apartemen Meikarta, Lippo Raup Rp 8 Triliun

Kompas.com - 06/07/2017, 16:12 WIB
|
EditorHilda B Alexander

TANGERANG KompasProperti - Raksasa properti Nasional, Lippo Group, meraup volume penjualan dari 16.800 unit apartemen Meikarta tahap I senilai Rp 8 triliun.

CEO Meikarta, Ketut Budi Wijaya, mengungkapkan hal tersebut kepada KompasProperti, usai seremoni Halal Bihalal 1438 Hijriah di Lippo Village, Tangerang, Kamis (6/7/2017). 

"Kami perkirakan volume penjualan yang diraup senilai Rp 8 triliun. Tinggal dikali saja dari total 16.800 unit yang terjual dengan harga diskon Rp 7 juta per meter persegi," ujar Ketut.

Baca: Lippo Kembangkan Meikarta Senilai Rp 278 Triliun

Sebagian besar dari belasan ribu unit yang terjual itu, kata Ketut, merupakan apartemen kelas menengah dan menengah bawah atau middle and middle low class.

Hingga saat ini, perkembangan Meikarta sampai pada tahap pembangunan infrastruktur, taman, dan fasilitas umum lainnya yang dibangun bersamaan.

Meikarta menempati area seluas 500 hektar di timur Cikarang, Jawa Barat. Rencananya, Lippo Group akan mengembangkan 100 gedung tinggi dengan ketinggian masing-masing gedung sekitar 35 hingga 45 lantai.

Ke-100 gedung itu terbagi dalam peruntukan huian sebanyak 250.000 unit, perkantoran strata title, 10 hotel bintang lima, pusat belanja dan area komersial seluas 1,5 juta meter persegi.

Fasilitas yang akan melengkapinya antara lain pusat kesehatan, pusat pendidikan dengan penyelenggara dalam dan luar negeri, tempat ibadah, dan lain-lain.

"Tahap pertama, dibangun seluas 22 juta meter persegi bangunan dengan nilai investasi Rp 278 triliun," kata Chairman Lippo Group Mochtar Riady. 

Sementara secara total, luas bangunan yang akan dikembangkan imperium bisnis ini adalah 50 juta meter persegi.

Baca: Meikarta, Persaingan Dua Naga, dan Lemahnya Peran Pemerintah

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.