Kompas.com - 04/07/2017, 23:48 WIB
Presiden Joko Widodo melantik Kepala dan Pengarah UKP Pancasila, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (7/6/2017). KOMPAS.com/IHSANUDDINPresiden Joko Widodo melantik Kepala dan Pengarah UKP Pancasila, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (7/6/2017).
|
EditorHilda B Alexander

JAKARTA, KompasProperti - Pemindahan ibu kota Indonesia dari Jakarta ke kota di Kalimantan terus dibahas.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional atau Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro bahkan menyebut pemindahan tersebut bakal mulai dilakukan tahun depan.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum Ikatan Ahli Perencanaan (IAP) Bernardus Djonoputro mengatakan, harus ada kementerian atau lembaga yang bertanggung jawab dalam mengawasi jalannya pemindahan ibu kota.

Bernardus menuturkan, dalam hal ini, kementerian yang harus mengawasi dan mengurusnya adalah Kementerian Agraria dan Tata Ruang atau Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Pasalnya, pemindahan ibu kota memiliki risiko besar terhadap peningkatan harga lahan. Langkah pertama adalah penyusunan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), Rencana Detail Tata Ruang (RDTR), Peraturan Zonasi (PZ), dan Rencana Tata Bangunan dan Lingkungan (RTBL).

"Penyempurnaan RTRW/RDTR/PZ/RTBL dengan rencana khusus kawasan pusat pemerintahan baru, dilakukan secara simultan dan segera," ujar Bernardus kepada KompasProperti, Selasa (4/7/2017).

Kedua, kata Bernardus, perlu ada konsolidasi lahan milik pemerintah pusat dan daerah yang sudah ada saat ini, kemudian segera memasukkannya dalam aset.

Selanjutnya, dibuat moratorium perubahan fungsi lahan dan pemakai aset-aset tersebut.

Adapun langkah ketiga, Direktorat Jenderal Tata Ruang harus memperkuat aturan agar dokumen Rencana Kawasan khusus Pusat Pemerintahan RI dapat disusun secara akselerasi.

"Ditjen ini di kementerian ATR/BPN merupakan tupoksi paling tepat untuk mengawal proses percepatan ini," sebut Bernardus.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.