Kompas.com - 03/07/2017, 11:01 WIB
|
EditorHilda B Alexander

KUPANG, KompasProperti - Ketua Komisi V DPR RI Fary Djemi Francis mengatakan, pelaksanaan mudik dan balik Lebaran 2017 lebih baik.

Hal ini berdasarkan laporan Polri, tingkat kecelakaan mudik dan balik Lebaran tahun 2017 menurun, jika dibandingkan dengan tahun 2016 lalu.

Mengutip laporan Polri pada 27Juni 2017, bahwa per H+2, tingkat kecelakaan yang terjadi 1.299 kasus. Bila dibandingkan dengan H+2 tahun 2016, jumlah kecelakaan adalah 1.515 kasus.

"Pelaksanaan mudik dan balik Lebaran tahun 2017 berlangsung cukup baik, artinya terjadi penurunan tingkat kecelakaan sampai 14 persen," kata Fary kepada KompasProperti, Minggu (2/7/2017) malam.

Fary merinci, ada tiga daerah dengan kecelakaan tertinggi yaitu Jawa Timur (50 kejadian, 11 meninggal), Jawa Tengah (22 kecelakaan, 4 meninggal) dan Sulawesi Selatan (15 kejadian, 2 meninggal).

Selain itu, lanjut Fary, berdasarkan pantauan, arus kudik dan balik di ruas-ruas tol terjadi kepadatan namun tetap lancar.

Berbeda dengan kondisi kemacetan tahun lalu, penumpukan kendaraan terjadi hingga berpuluh-puluh kilometer dengan puncaknya terjadi di pintu keluar Brebes Timur atau Brebes Timur Exit (Brexit) yang menelan banyak korban.

Penggunaan tol darurat Brebes Timur-Pemalang-Batang dan empat flyover jalur Brebes-Tegal juga sangat membantu kelancaran arus mudik dan balik.

Untuk angkutan lebaran Merak-Bakauheni, kemacetan dan penumpukan dapat terurai karena kerja sama antara Korlantas Polri, Kementerian Perhubungan dan ASDP.

"Ada dua insiden di Merak-Bakauheni yakni KM Trimas Kanaya mati mesin di dermaga 1 pada H-2 dan KM Port Link III menabrak tiga fender (bantalan karet) pada Lebaran kedua di dermaga III," jelasnya.

Kompas Video Tol Brebes Timur-Pemalang, dan Pemalang-Batang merupakan dua ruas yang difungsikan secara darurat pada Senin (19/6/2017).

 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.