Kompas.com - 02/07/2017, 22:42 WIB
Pemudik menyeberangi parit untuk pindah ke jalur sebelahnya di ruas tol Cipali setelah seluruh ruas jalan di tol ini digunakan untuk kendaraan arah ke Jakarta, Sabtu (1/7/2017) petang. KOMPAS.com/PALUPI ANNISAPemudik menyeberangi parit untuk pindah ke jalur sebelahnya di ruas tol Cipali setelah seluruh ruas jalan di tol ini digunakan untuk kendaraan arah ke Jakarta, Sabtu (1/7/2017) petang.
|
EditorHilda B Alexander

KUPANG, KompasProperti - DPR RI memberikan apresiasi positif kepada pemerintah terkait penyelenggaraan mudik dan balik Lebaran 2017. 

Ketua Komisi V DPR RI Fary Djemi Francis mengatakan, apresiasi tersebut berdasarkan terobosan-terobosan baru yang dilakukan untuk menghindari tragedi mudik di Brebes Timur Exit (Berxit) tahun lalu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Komisi V DPR RI memberikan apresiasi kepada Pemerintah yang telah melakukan terobosan baru dalam penyelenggaraan mudik lebaran tahun 2017 untuk mengatasi kejadian Brexit agar tak terulang, mengurangi kemacetan, dan menurunnya korban kecelakaan lalu lintas," kata Fary kepada KompasProperti, Minggu (2/7/2017) malam. 

Fary melanjutkan, keberhasilan pemerintah menekan kecelakaan lalu lintas, dan mengurai kemacetan, tak lepas dari ketersediaan infrastruktur, seperti pemberlakuan tol darurat dan jalan layang (fly over).

Terbukti, di sejumlah ruas jalan, terutama jalan tol, dan jalur pantai utara (pantura) Jawa, antrean, dan kepadatan arus kendaraan tidak terlalu panjang dan lama seperti tahun lalu.

Selain ketersediaan infrastruktur, Fary juga menekankan, kesuksesan penyelenggaraan mudik dan balik Lebaran tahun ini karena koordinasi antar-sektor seperti Polri, Kementerian Perhubungan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) serta operator jalan tol, berjalan dengan baik.

Namun begitu, lanjut Fary, masih ada yang perlu ditingkatkan yakni koordinasi dengan pemerintah daerah (pemda), yang menurutnya, belum optimal.

Hal ini terutama yang berkaitan denga pasar tumpah dan lokasi wisata yang masih macet. Fary pun mengimbau masyarakat, agar tetap mengedepankan keselamatan dan keamanan dengan mematuhi aturan dan arahan pihak berwajib.

Fary juga meminta kepada pemerintah, untuk tetap mengawasi pelaksanaan arus balik. Hal ini guna menghindari kemacetan dan kecelakaan akibat kondisi jalan tol darurat yang bergelombang, berpasir, dan minimnya fasilitas penerangan jalan.

Kompas Video Kompas.com - Tim Merapah Trans Jawa Kompas.com dan Otomania.com kembali memantau perkembangan pembangunan Tol Brebes Menuju Pemalang. Tim akan menelusuri ruas Tol baru dari Brebes hingga Surabaya.
Kompas Video Ruas Tol Bawen-Salatiga yang termasuk bagian dari Jalan tol Semarang-Solo akan digunakan saat mudik Lebaran 2017.
Kompas Video Para pengguna jalur Tol Ruas Solo-Sragen wajib waspada dikarenakan terdapat 54 Persimpangan dengan jalur warga.
Kompas Video Begini kondisi ruas Tol Jombang-Mojokerto.
Kompas Video Saat melintasi ruas Tol Bangil-Rembang pengendara disuguhi pemandangan indah Gunung Arjuno.
Kompas Video Tol Brebes Timur-Pemalang, dan Pemalang-Batang merupakan dua ruas yang difungsikan secara darurat pada Senin (19/6/2017).


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.