Ramadhan Usai, Kapan Penjualan Properti Bergairah Lagi?

Kompas.com - 28/06/2017, 19:40 WIB
Perumahan Metland Transyogie Dokumentasi MetlandPerumahan Metland Transyogie
|
EditorHilda B Alexander

JAKARTA, KompasProperti - Penjualan properti relatif lesu selama Ramadhan 2017. Pengembang pun berharap penjualan mulai membaik bulan depan.

Direktur PT Metropolitan Land Tbk (Metland) Wahyu Sulistio mengatakan, penjualan properti cenderung sepi selama satu bulan terakhir.

"Ini tren tahunan memang seperti ini. Setiap jelang Lebaran, penjualan tak terlalu ramai," ujar Wahyu saat berbincang dengan KompasProperti, Rabu (28/6/2017) malam.

Menurut Wahyu, faktor penyebab lesunya penjualan selama Ramadhan adalah masyarakat lebih memprioritaskan kebutuhan lain untuk hari raya, dibandingkan melirik properti.

"Terlebih lagi, sejak beberapa tahun terakhir ini Lebaran bersamaan dengan libur tahun ajaran baru. Itu semakin membuat penjualan properti lesu," imbuhnya.

Wahyu memprediksi, penjualan properti akan merangkak naik setelah Lebaran, paling cepat bulan Juli dan normal kembali sekitar September-Oktober mendatang.

(Baca juga: Metland Bakal Kembangkan Properti Terintegrasi LRT)

Dia mengungkapkan, tren lesunya penjualan properti sesungguhnya tak hanya saat Ramadhan, tetapi telah terjadi sejak awal 2017. 

"Terlebih lagi (lesunya penjualan) terjadi pada properti di atas Rp 1 miliar. Agak lesu, penjualannya lambat. Karena itu, kami lebih banyak bermain di pangsa kebutuhan rumah pertama," bebernya.

Adapun properti di bawah Rp 1 miliar yang digencarkan Metland antara lain perumahan di kawasan Cibitung dan Cileungsi, yang harganya berkisar Rp 300-800 juta.

"Respon masyarakat terhadap produk-produk tersebut cukup baik," lanjut Wahyu.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X