Kompas.com - 24/06/2017, 11:21 WIB
|
EditorHilda B Alexander

JOMBANG, KompasProperti - Tingginya volume kendaraan membuat kepadatan kendaraan terjadi pada Gerbang Tol Bandar yang merupakan bagian dari Tol Kertosono-Mojokerto. Antrean berangsur terurai setelah pengelola membuka gardu tambahan.

Kepala Divisi Operasional Tol Kertosono-Mojokerto Zanuar Firmanto mengatakan, antrean kendaraan di Gerbang Tol Bandar sempat mencapai 500 meter, Sabtu (24/6/2017) subuh.

"Ruas tol darurat ini mulai diminati pemudik sehingga kendaraan mulai mengantre di gerbang tol sejak pagi, alhasil jadwal operasional yang harusnya pukul 06.00, dimajukan menjadi pukul 05.00," ujar Zanuar saat dihubungi KompasProperti, Sabtu siang.

Lebih lanjut, Zanuar mengatakan, awalnya ada dua gardu yang disiagakan oleh pengelola. Namun, melihat antrean yang mulai padat, pihaknya memutuskan untuk mengoperasikan satu gardu tambahan. 

"Kami ingin antrean cepat terurai sehingga menambah satu gardu lagi. Ini cukup efektif dari awalnya antrean sekitar 500 meter tiap gardu, menjadi hanya 200-300 meter," katanya.

"Arus kendaraan pun mulai lancar selepas pukul 08.00 pagi tadi," imbuh Zanuar.

Sementara itu, mayoritas kendaraan yang melewati ruas tol itu berpelat nomor L (Surabaya).

"Datangnya dari Surabaya menuju arah barat seperti Ngawi, Kediri, dan Tulungagung. Kalau kendaraan dari Jakarta jarang terlihat di sini," ucap Zanuar.

Dia memperkirakan, puncak arus mudik di tol tersebut telah terjadi pada H-2 kemarin, mencapai 7.000 kendaraan yang melintas.

Sebagai informasi, Tol Kertosono-Mojokerto dirancang sepanjang 40,5 kilometer. Dibagi dalam lima seksi, dua di antaranya sudah beroperasi.

Seksi yang sudah beroperasi yaitu Seksi 1 Bandar-Jombang sepanjang 14,7 kilometer dan Seksi 3 Mojokerto Barat-Utara 5 kilometer.

Ruas tol ini dikelola PT Astra International Tbk melalui sayap infrastrukturnya Astra Infra Toll Road.

Kompas Video Begini kondisi ruas Tol Jombang-Mojokerto.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.