Kompas.com - 22/06/2017, 22:39 WIB
Kendaraan pemudik melintasi jalan tol darurat Brebes Timur dan Pemalang-Batang di Batang, Jawa Tengah, Kamis (22/6/2017). Mulai Kamis malam ini (22/6/2017) jalan tol darurat Brebes Timur-Pemalang-Batang dibuka selama 24 jam. KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNGKendaraan pemudik melintasi jalan tol darurat Brebes Timur dan Pemalang-Batang di Batang, Jawa Tengah, Kamis (22/6/2017). Mulai Kamis malam ini (22/6/2017) jalan tol darurat Brebes Timur-Pemalang-Batang dibuka selama 24 jam.
|
EditorHilda B Alexander

BATANG, KompasProperti - Sekretaris Perusahaan PT Waskita Toll Road Eka Sjarief secara resmi mengumumkan istilah "Tol Darurat" untuk ruas-ruas tol yang dimiliki konsesinya oleh perusahaan dan belum rampung pembangunannya.

Dalam perbincangan dengan Tim Merapah Trans-Jawa Kompas.com dan Otomania.com saat mengonfirmasi kecelakaan tunggal di ruas Tol Brebes Timur-Pemalang, dan Pemalang-Batang, Eka berkali-kali menyebut "tol darurat".

"Karena memang belum rampung konstruksinya. Masih berupa lantai kerja atau lean concrete," ujar Eka, Kamis (22/6/2017). 

Saat ditanya mengenai upaya perusahaan untuk meminimalisasi debu yang tak kunjung berkurang, Eka pun menyebut, bahwa tol darurat difungsikan hanya sebagai jalur alternatif.

"Namanya juga darurat, belum sempurna. Masih ada pekerjaan yang belum selesai. Namun, kami tetap memenuhi semua kelengkapan yang dipersyaratkan," kata dia.

Tak hanya Waskita Toll Road, PT Jasa Marga (Persero) Tbk pun menggunakan istilah "tol darurat" untuk ruas-ruas jalan yang masih dalam pekerjaan namun sudah difungsikan.

KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG Kendaraan pemudik melintasi jalan tol darurat Brebes Timur dan Pemalang-Batang di Batang, Jawa Tengah, Kamis (22/6/2017). Mulai Kamis malam ini (22/6/2017) jalan tol darurat Brebes Timur-Pemalang-Batang dibuka selama 24 jam.
Di antaranya Tol Batang-Semarang yang diusahakan PT Jasa Marga Semarang Batang. Menurut AVP Corporate Communication Jasa Marga Dwimawan Heru Santoso, istilah "tol darurat" lebih tepat digunakan ketimbang "tol fungsional".

"Tol darurat itu benar-benar darurat. Tidak dilengkapi rambu lalu lintas, marka jalan, dan lampu penerang jalan, masih banyak permukaan tanah terbuka, dan lain sebagainya," kata Heru.

Walaupun masih darurat, namun Waskita Toll Road tetap memberlakukan fungsionalisasi Tol Brebes Timur-Pemalang, dan Pemalang-Batang, selama 24 jam. Ini berlaku mulai Kamis (22/6/2017) malam dengan sistem buka tutup. 

"Dibuka 24 jam, tapi sifatknya kondisional. Lihat situasi lalu lintas," kata Eka.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.