Jalan Tol Semarang-Demak Jadi Tanggul Laut

Kompas.com - 18/06/2017, 09:39 WIB
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono di proyek pembangunan jalan tol ruas Batang-Semarang, Jawa Tengah, Minggu (11/6/2017). Arimbi RamadhianiMenteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono di proyek pembangunan jalan tol ruas Batang-Semarang, Jawa Tengah, Minggu (11/6/2017).
|
EditorHilda B Alexander

SEMARANG, KompasProperti - Rencana pembangunan Jalan Tol Semarang-Demak dipastikan masih dalam trek yang direncanakan.

Jalan tol ini nantinya dibangun di atas tanggul laut, sehingga berfungsi ganda selain untuk pengendalian banjir rob.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuldjono saat meninjau Jalan Pantura Kaligawe, Semarang Jumat (16/6/2017) mengatakan, jalan tol itu akan dibuat permanen di bibir pantai.

Jalan Tol Semarang-Demak ini sebelumnya dirancang dengan trase khusus. Namun setelah dikaji, jalur tol yang lama tidak membantu mengatasi masalah rob, sehingga trase akhirnya diubah untuk sekaligus menangani masalah rob.

"Besok untuk (tanggul) permanen kita nanti bikin tol semarang-demak. Jadi tanggul tol. Tadinya, di jalur lama tidak mengatasi rob, kita harus bangun polder lagi, dan itu tidak mengatasi rob," kata Basuki.

Basuki menerangkan, saat ini desain untuk Jalan Tol Semarang-Demak masih dilakukan. Jika desain sudah jadi, jalur itu sesegera mungkin akan dilelang.

"Saat ini baru dilelang, berapa triliun nilainya saya lupa," ujarnya.

Kawasan Terboyo Semarang sendiri seolah menjadi momok bagi pengendara yang hendak ke Surabaya. Banjir rob saat ini memang berkurang, seiring selesainya pembangunan Polder Sringin, serta normalisasi sejumlah sungai di wilayah terkait.

"Insha Allah, yang jelas Kaligawe dan pemukiman ini nanti 2018 (diperbaiki), kalau tanggulnya kita diperbaiki, tapi nanti diperkuat lagi," tambah Basuki.

Ditemui terpisah, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi berkomitmen bahwa Pemda akan membantu agar banjir rob di Semarang bisa cepat tertangani.

Sejauh ini, hanya wilayah Semarang bagian Timur yang belum bebas rob, karena sarana dan prasarana masih dalam proses penbangunan. Hendrar yakin jika ada komitmen bersama, banjir rob dapat diatasi.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X