Kompas.com - 13/06/2017, 06:00 WIB
|
EditorHilda B Alexander

JAKARTA, KompasProperti - PT Jasa Marga (persero) Tbk merupakan badan usaha jalan tol (BUJT) pertama yang menerapkan remote traffic microwave sensor (RTMS) di ruas-ruas tol kelolaan mereka.

RTMS ini akan ditempatkan di segmen Cawang-Cikunir, Cikunir-Cikarang Utama, Cikarang Utama-Cikarang Timur, dan Cikarang Timur-SS Dawuan.

Baca: Andalkan RTMS, Jasa Marga Siap Antisipasi Mudik 2017

"Untuk tol fungsional, kami belum menempatkan RTMS. Pasalnya, beban ruas lalu lintas tidak sepadat di segmen Tol Jadebotabek. Di tol fungsional, kami prediksikan bebannya sudah jauh berkurang," tutur Direktur Operasi II PT Jasa Marga (Persero) Tbk Subakti Syukur, Senin (12/6/2017).

Nama RTMS mencuat saat disebut Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menjawab pertanyaan wartawan dalam kunjungan kerjanya di sejumlah ruas dalam jaringan Tol Trans-Jawa pada Sabtu (10/5/2017).

Apa itu RTMS?

RTMS sejatinya merupakan sistem peringatan dini atau early warning system sebelum terjadi beban atau kepadatan lalu lintas luar biasa di lokasi tertentu.

Jenisnya pun bermacam-macam. Namun, yang umum digunakan adalah RTMS® yang tidak mengganggu.

RTMS ini berbasis radar jarak jauh G4™ dan merupakan sensor canggih untuk mendeteksi serta mengukur lalu lintas di jalan raya. Alat ini juga bisa membaca cuaca secara akurat, dapat diandalkan, dan bebas perawatan.

RTMS® G4™ adalah radar tiang jalan yang dipasang di pita microwave. Bersamaan dengan itu, sensor ini dapat menyediakan informasi per jalur serta informasi volume, okupansi, kecepatan dan klasifikasi di 12 zona deteksi yang ditentukan pengguna.

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.