Dua Pasar Tumpah Jadi Perhatian Saat Mudik Lebaran 2017

Kompas.com - 10/06/2017, 16:19 WIB
Seorang petugas tengah mengatur lalu lintas di depan Pasar Suruh, Kabupaten Semarang, Rabu  (1/6/2016). Pasar ini akan menjadi salah satu titik rawan kemacetan pada arus mudik 2017. Kompas.com/Syahrul MunirSeorang petugas tengah mengatur lalu lintas di depan Pasar Suruh, Kabupaten Semarang, Rabu (1/6/2016). Pasar ini akan menjadi salah satu titik rawan kemacetan pada arus mudik 2017.
|
EditorHilda B Alexander

BAWEN, KompasProperti - Dua pasar tumpah di wilayah Kabupaten Semarang menjadi perhatian Dinas Perhubungan (Dishub) pada saat mudik dan balik Lebaran 2017. Kedua Pasar tersebut adalah Pasar Suruh dan Pasar Bringin.

Baca: Saat Mudik, Satu Petigas Satlantas Semarang Amankan 7.212 Km Jalan

Kepala Dishub Kabupaten Semarang Prayitno Sudaryanto mengatakan, di kedua pasar tersebut akan ditempatkan pos pemantauan guna memperlancar arus lalu lintas.

Pasar Suruh menjadi penting karena berkaitan dengan fungsionalisasi ruas Tol Bawen-Salatiga. Kendaraan yang keluar dari Gerbang Tol (GT) Salatiga menuju Solo akan diarahkan melalui Suruh, kemudian ke Karanggede dan Sragen menuju Solo.

Sedangkan aktivitas Pasar Suruh menjelang Lebaran biasanya kerap macet akibat luberan pedagang hingga ke bahu jalan. Hal inilah yang akan diantisipasi oleh Kepolisian dan Dishub.

"Suruh itu pertama karena ada exit (Tingkir), kedua Suruh itu sangat padat lalu lintasnya karena ada pasar tumpah," kata Prayitno, Sabtu (10/6/2017) siang.

Sementara untuk Pasar Bringin, menjadi perhatian lantaran jalur ini merupakan alternatif jika terjadi kemacetan di jalan arteri Semarang-Solo di daerah Tuntang hingga Blotongan, Salatiga. Jalur Bringin sekaligus juga menjadi jalur alternatif menuju ke Grobogan.

Posko yang didirikan di dua pasar tersebut akan melibatkan unsur Muspika dan Linmas Kecamatann setempat.

"Jadi di pasar tumpah Bringin dan Suruh akan kita tempatkan posko, termasuk jalan alternatifnya kami perhatikan. Di sana akan kami optimalkan muspika kecamatan, perhubungan, kemudian Linmas," jelasnya.

Guna meminimalisasi kemacetan akibat aktivitas pasar tumpah tersebut, petugas akan membantu menyeberangkan masyarakat yang hendak masuk maupun keluar pasar.

Selain kedua pasar tersebut, Dishub juga akan memastikan aktivitas pasar tumpah lainnya seperti Pasar Kembangsari (Tengaran) dan Pasar Sejambu (Kesongo, Tuntang) tidak mengganggu kelancaran arus lalu lintas pada saat arus mudik Lebaran 2017.

"Ada Dishub dan Satpol PP untuk mengatur penyeberangan pasar tumpah baik di Kembangsari maupun di Sejambu. Kita tempatkan teman-teman supaya mengatur lalu lintas," imbuhnya.

terkait : 20170604K10-11 - Jalur Alternatif Kabupaten Semarang Siap Dilintasi H-4 Lebaran. 20170603K10-11 - Tim Urai Macet Bekerja 24 Jam di Jalur Bawen, Blotongan dan Tingxit 20170603K10-11 - Saat Mudik, Satu Petugas Satlantas Semarang Amankan 7.212 Km Jalan 20170601K10-11 - Antisipasi Mudik, Perbaikan Jalur Alternatif Semarang Dikebut

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X