Bank Tanah Milik Swasta Jangan Sampai Jadi Lahan Telantar

Kompas.com - 06/06/2017, 11:00 WIB
Ilustrasi. www.shutterstock.comIlustrasi.
|
EditorHilda B Alexander

JAKARTA, KompasProperti - Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Suharso Monoarfa mengingatkan betapa pentingnya pemerintah memiliki bank tanah.

Dengan bank tanah, pemerintah dapat lebih mudah mengadakan infrastruktur dan perumahan.

"Sekarang land bank itu bukan di negara, tapi di swasta. Saya khawatir nanti ini jadi tanah terlantar," ujar Suharso di Jakarta, Senin (5/6/2017).

Ia mengatakan, kebutuhan perumahan sangat mendesak. Ia pun tidak ingin bank tanah yang seharusnya bisa disiapkan untuk membangun rumah terjangkau malah diklasifikasi sebagai tanah telantar.

Menurut dia, persoalan bank tanah ini juga penting untuk diperhatikan pemerintah daerah (pemda).

"Jika pemda enggak siaga, masalah perumahan tidak akan selesai," sebut Suharso.

Ia menambahkan, kekurangan rumah sudah mencapai 11 juta unit berdasarkan perhitungan sensus.

Namun, tidak ada perhitungan yang benar-benar pasti akan kebutuhan rumah terutama di setiap daerah.

Kebutuhan rumah tidak hanya harus diperhatikan dari segi jumlah, tetapi juga dari segi kualitasnya.

"Kalau dilihat secara kasat mata mungkin tidak ada tunawisma, tapi kalau dilihat di Surabaya, kualifikasi rumah di daerah tertentu malah tidak masuk perumahan yang sehat," tutur Suharso

Koleksi tanah milik swasta

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X