Kuartal I-2017, Duta Pertiwi Catat Pendapatan Rp 418,04 Miliar

Kompas.com - 02/06/2017, 16:30 WIB
Go!Wet Water, di Grand Wisata, Bekasi. sinarmas landGo!Wet Water, di Grand Wisata, Bekasi.
|
EditorHilda B Alexander

TANGERANG, KompasProperti - PT Duta Pertiwi Tbk (DUTI) membukukan pendapatan usaha Rp 418,04 miliar sepanjang 3 bulan pertama tahun ini. Pendapatan tersebut ditopang oleh penjualan tanah, rumah, ruko dan bangunan strata title.

“Kami membuka tahun 2017 dengan optimisme penjualan akan semakin membaik pada tahun ini, seiring tren positif pertumbuhan ekonomi nasional dan membaiknya daya beli masyarakat,” ujar Direktur Independen Perseroan Handoko Wibowo melalui keterangan tertulis yang diterima KompasProperti, Jumat (2/6/2017).

Sebagai kontributor utama pendapatan usaha, total penjualan sepanjang kuartal I-2017 mencapai Rp 184,10 miliar. Nilai ini naik 9,53 persen dari Kuartal I-2016 sejumlah Rp 168,08 miliar.

Kontributor kedua terbesar pendapatan usaha perseroan berasal dari sewa dengan nilai Rp 158,60 miliar.

Dengan penjualan tersebut, perseroan mencatatkan laba bersih pada Kuartal I-2017 yang mencapai Rp149,68 miliar.

Sementara itu, jumlah aset perseroan juga tercatat sebesar Rp 9,82 triliun, dengan ekuitas sebesar Rp 7,98 triliun.

Sedangkan kas dan setara kas sebesar Rp 1,48 triliun. Pada tahun ini, perseroan memasang target pra-penjualan Rp 1,34 triliun.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Target tersebut didukung oleh beberapa produk baru yang telah siap dalam pipeline tahun ini yaitu South Gate Residences di Jakarta Selatan, Aerium di Taman Permata Buana serta Klaska Residence di Surabaya.

Di sisi lain, rapat umum pemegang saham tahunan (RUPS) Perseroan sepakat untuk tidak membagikan dividen.

Pasalnya, perseroan melihat kesempatan yang dapat diraih oleh perseroan untuk mengembangkan usaha ke depan.

Pada tahun lalu, pendapatan usaha perseroan tumbuh 19,72 persen menjadi Rp 2,02 triliun dari tahun sebelumnya sebesar Rp 1,69 triliun.

Pertumbuhan pendapatan usaha tersebut mendorong laba bersih perseroan sehingga tumbuh 31,55 persen menjadi Rp 703,67 miliar.

Kinerja positif pada tahun lalu ini didorong oleh penjualan berbagai produk terutama di Grand Wisata di Bekasi, Kota Wisata dan Legenda Wisata di Cibubur, Taman Permata Buana di Jakarta dan Taman Banjar Wijaya di Tangerang.

Salah di antaranya adalah area untuk wiraswasta La Monte yang dibangun di atas lahan seluas 7,1 hektare di Grand Wisata Bekasi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X