Bijak Gunakan THR, Beli Rumah atau Mobil Baru? - Kompas.com

Bijak Gunakan THR, Beli Rumah atau Mobil Baru?

Kompas.com - 30/05/2017, 12:18 WIB
Bakrie Pangripta Loka Sentra Timur Residences

JAKARTA, KompasProperti - Kendati Hari Raya Idul Fitri 2017 masih tiga pekan ke depan, namun tak ada salahnya untuk mengalkulasi kembali kebutuhan yang menjadi prioritas. Apakah membeli hunian, atau mobil baru?

Bagi Anda yang belum memiliki hunian dan punya rencana untuk membelinya dalam waktu dekat, ada baiknya mempertimbangkan beberapa penawaran dari pengembang selama Ramadhan atau kurun Mei hingga Juni 2017.

Terlebih bila kondisi keuangan Anda sudah mencukupi, dan mendapat tambahan tunjangan hari raya (THR), memutuskan untuk membeli hunian yang sudah diidamkan sejak lama, adalah langkah yang cukup bijak.

Karena pada dasarnya, hunian merupakan kebutuhan mendasar (primer), selain sandang, dan pangan.

Berikut beberapa tawaran yang bisa Anda pertimbangkan:

Sentra Timur Residence

KSO PT Bakrie Pangripta Loka dan Perum Perumnas memberlakukan potongan harga Rp 10 juta hingga Rp 20 juta untuk unit-unit Sentra Timur Residence di Pulogebang, Jakarta Timur, pada tanggal 14 Juni mendatang.

Selain itu, menurut Project Director Sentra Timur Residence Windoko, konsumen yang membeli unit-unit apartemen selama masa promosi itu dibebaskan dari biaya akad KPA dengan PT Bank Tabungan Negara (persero) Tbk (BTN).

"Biaya akad KPR ini biasanya sekitar Rp 15 juta," ujar Windoko menjawab KompasProperti, Selasa (30/5/2017).

Windoko memberikan ilustrasi, untuk mendapatkan unit tipe studio dengan luas 21 meter persegi misalnya, konsumen hanya harus membayar uang muka atau down payment (DP) 20 persen dari harga jual Rp 300 juta.

DP 20 persen ini bisa dicicil 24 kali tanpa bunga. Setelah didiskon Rp 20 juta, DP yang harus dibayar konsumen menjadi Rp 56 juta.

"Mereka tinggal mencicil sekitar Rp 2,4 juta per bulan," tambah Windoko.

Arimbi Ramadhiani Maket Synthesis Residences.
Prajawangsa City

Synthesis Development memberikan penawaran khusus selama Ramadhan dan Idul Fitri 2017 untuk unit-unit yang ada di Prajawangsa City, Cijantung, Jakarta Timur.

Marketing and Sales Manager Prajawangsa City, Asnedi menuturkan, seluruh unit Prajawangsa City bisa diakses konsumen tanpa DP alias DP 0 persen.

"DP 0 persen merupakan program KPA DP kepada pengembang. Biasanya kami mematok DP 10 persen. Nah, dalam program ini, kami yang akan menyubsidi DP," jelas Asnedi.

Dengan demikian, tambah dia, konsumen hanya membayar uang tanda jadi alias booking fee Rp 5 juta dan langsung bisa akad KPA dengan bank yang ditunjuk jika memenuhi semua persyaratan.

"Kami kerja sama dengan BTN," imbuh Asnedi.

Ada pun harga unit-unit Prajawangsa City saat ini, mulai dari Rp 300 jutaan hingga Rp 1,5 miliar.

thinkstock Ilustrasi apartemen
Synthesis Residence Kemang

Serupa halnya dengan Prajawangsa City, Synthesis Residence Kemang juga dikembangkan Synthesis Development.

Program DP 0 Persen juga dikenakan untuk pembelian unit- unit apartemen dengan tawaran harga mulai dari Rp 800 jutaaan hingga Rp 5 miliar per unit.

Marketing and Sales GM Synthesis Residence Kemang Imron Rosyadi mengatakan, biaya booking fee yang harus dibayar konsumen senilai Rp 20 juta.

"Konsumen tidak harus membayar DP yang biasanya sebesar 10 persen dari harga jual. Pengembang yang menyubsidi DP ini," kata Imron. 


EditorHilda B Alexander

Close Ads X