Lihat Proyek Infrastruktur, Sri Mulyani Semangat Kelola Keuangan

Kompas.com - 24/05/2017, 23:37 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Keuangan Sri Mulyani, dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono saat mengunjungi Stasiun Jakabaring Light Rail Transit (LRT) Palembang, Rabu (24/5/2017). Arimbi RamadhianiMenteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Keuangan Sri Mulyani, dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono saat mengunjungi Stasiun Jakabaring Light Rail Transit (LRT) Palembang, Rabu (24/5/2017).
|
EditorHilda B Alexander

PALEMBANG, KompasProperti - Pada tahun 2018, Palembang akan menjadi tuan rumah perhelatan olahraga Asian Games.

Salah upaya dalam mempersiapkan kegiatan tersebut, Palembang pun dipersolek dengan sejumlah pembangunan infrastruktur yang dibiayai oleh negara.

Untuk mengecek sejauh mana proyek-proyek infrastruktur yang saat ini tengah dibangun, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Pekerjan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono serta Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi khusus menghabiskan hari di Palembang dan berkeliling kota.

"Kita dari lihat dari sisi perencanaan kapan akan selesai dalam waktu dekat itu akan membuat kita makin bersemangat mengelola keuangan," ujar Sri di sela-sela kunjungan, Rabu (24/5/2017).

Menurut Sri, proyek infrastruktur adalah salah program pemerintah untuk membangun secara merata ke semua tempat luar Pulau Jawa.

Pembangunan infrastruktur menjadi contoh penggunaan anggaran negara dari pajak masyarakat untuk kembali memenuhi kebutuhan masyarakat.

"Ini dalam rangka membuat Palembang sebagai kota berkembang bukan hanya karena tuan rumah Asian Games, tapi sosial dan ekonomi masyarakat juga maju," kata Sri.

Dia menuturkan, salah proyek yang dikunjungi adalah kereta ringan atau light rail transit (LRT) dengan panjang lebih dari 24 kilometer dan menelan dana Rp 10,9 triliun.

Saat ini, progres proyek dengan total panjang 24,5 kilometer itu mencapai 42,6 persen dengan target selesai pada Desember 2017 dan siap dioperasikan pada Juni 2018. 

Nantinya, LRT Palembang terdiri atas lintas pelayanan Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II-Masjid Agung Palembang-Jakabaring Sport City.

LRT Palembang juga akan dilengkapi dengan 13 stasiun dan 9 sub-stasiun, serta memiliki jembatan Sungai Musi dengan bentang sungai 350 meter.

Selain kereta ringan, Sri, Basuki, dan Budi juga mengunjungi tol Palembang-Kayuagung-Betung serta Jakabaring Sport City (JSC).

Tol Palembang-Kayuagung-Betung memiliki panjang 111,69 kilometer dengan biaya Rp 9,84 triliun. Saat ini perkembangan fisiknya baru 10,12 persen dan pembebasan tanah 84 persen. 

Ada pun untuk pembangunan JSC, di antaranya adalah Arena Dayung dengan perkembangan 9,5 persen, 2 rumah susun sewa masing-masing 100 persen dan 96,6 persen, serta arena panahan 15,7 persen.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X