Harga Lahan di Sekitar JORR 2 Diprediksi Melambung hingga 50 Persen

Kompas.com - 11/05/2017, 20:23 WIB
Pembangunan Jalan Tol Akses Tanjung Priok dilakukan selama 8 tahun dengan dana Rp 5 triliun. Ridwan Aji Pitoko/Kompas.comPembangunan Jalan Tol Akses Tanjung Priok dilakukan selama 8 tahun dengan dana Rp 5 triliun.
Penulis Dani Prabowo
|
EditorHilda B Alexander

JAKARTA, KompasProperti - Ruas Jalan Tol Cibitung-Cilincing yang menjadi satu dari tujuh ruas jalan tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) 2, diperkirakan mulai dikerjakan proses konstruksinya pasca-Lebaran tahun ini.

Sementara tiga ruas lainnya, proses konstruksi akan dimulai pada akhir tahun. Ketiga ruas itu yakni Cengkareng-Kunciran, Kunciran-Serpong, dan Serpong-Cinere. Masing-masing ruas kini masih dalam proses pembebasan lahan.

Jalan tol JORR 2 yang tengah dibangun dirancang sepanjang 110 kilometer. Jalan tol yang menghubungkan wilayah Bekasi, Tanjung Priok, Tangerang, Bintaro hingga Depok itu nantinya akan menjadi salah alternatif untuk mengurai kemacetan di Jakarta.

Pembangunan jalan tersebut diprediksi akan menumbuhkan nilai perekonomian masyarakat. Salah satunya di bidang properti.

Meski tidak secara langsung, namun, keberadaan JORR 2 diyakini akan meningkatkan harga jual properti yang berada di sekitarnya bila proses pengerjaan jalan tol itu telah rampung.

"Tapi itu tergantung, apakah (properti itu) lokasinya berdekatan dengan jalur keluar masuk tol atau tidak. Itu biasanya seperti itu," kata Direktur Eksekutif Pusat Studi Properti Indonesia (PSPI) Panangian Simanungkalit kepada KompasProperti, Kamis (11/5/2017).

Panangian menuturkan, semakin dekat lokasi lahan dengan pintu tol, maka harga jualnya pun akan semakin tinggi.

Besaran kenaikan itu sebesar 30 persen hingga 50 persen. Tingginya angka kenaikan tersebut, menurut dia, lantaran ada kecenderungan dari pengembang yang ingin mengembangkan suatu wilayah.

Tak hanya membangun kawasan hunian, tetapi juga sebuah kota dengan rentang waktu 10-20 tahun kemudian.

"Jadi akses tol itu membuka peluang untuk bangun kawasan yang potensial akibat akses yang mudah ke kawasan itu. Sementara akses itu tergantung pemerintah," kata dia.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X