Kompas.com - 25/04/2017, 16:30 WIB
|
EditorHilda B Alexander

JAKARTA, KompasProperti - Pasangan terpilih Pilkada DKI Jakarta 2017 Anies Baswedan-Sandiaga Uno menjanjikan masyarakat untuk bisa memiliki rumah susun (rusun) sendiri melalui program uang muka atau dow payment (DP) 0 Persen.

Janji dan program itu dilatarbelakangi kondisi masyarakat yang hanya dapat menyewa rusun, bukan memilikinya.

Namun, Ketua Umum Asosiasi Pengembang dan Perumahan Seluruh Indonesia (Apersi) Anton R Santosa melihat hal tersebut hanya akan memberatkan masyarakat yang pendapatannya kurang dari Rp 7 juta.

Selain itu, potensi tunggakan cicilan rusun juga akan tinggi. 

"Memang semua orang kan ingin punya rumah sendiri, tetapi mereka nggak tahu kalau mereka punya rusun hak milik (rusunami), akan bayar lebih besar. Terutama untuk cicilannya," kata Anton kepada KompasProperti, Sabtu (22/4/2017).

Kedua, lanjut Anton, biaya pemeliharaannya akan tinggi, bisa mencapai sekitar Rp 1 juta per meter perseginya, karena dikelola sendiri oleh pengelola rusun.

Imbasnya, warga dengan pendapatan kurang dari Rp 7 juta memiliki kemungkinan besar untuk menunggak pembayaran biaya pemeliharaan rusun. Terlebih jika nantinya rusun tersebut punya lift.

Hal ini sudah terbukti pada rumah susun sewa (rusunawa) yang dikelola Pemerintah Provinsi (DKI) Jakarta.

Baca: Tungga Sewa Rusun Capai Rp 1,37 Miliar

Itulah mengapa menurut Anton pemerintah pusat hanya memberikan ketentuan kepemilikan rusunami bagi mereka yang memiliki pendapatan minimal Rp 7 juta agar bisa membayar cicilan dan biaya pemeliharaan secara rutin dan tepat waktu.

"Nah orang-orang nggak lihat ke situ. Memiliki rumah sendiri untuk warga miskin nonsense -lah. Mereka akan menunggak biaya pemeliharaan, belum ditambah cicilannya," tambah Anton.

Berkaitan dengan hal tersebut, Anton menilai model rusun yang diterapkan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) paling bagus.

Kendati menyewa, tetapi biaya pemeliharaan rusun justru disubsidi oleh Pemprov DKI Jakarta.

"Karena itu kan hanya membayar biaya pemeliharaannya saja seperti air, keamanan, kebersihan. Rumahnya ditinggali seumur hidup, turun temurun, dan seharusnya itu jadi lebih menguntungkan," ucap dia.

Masyarakat memang tidak bisa memiliki, tetapi model tersebut membuat rusun bisa dijadikan tempat tinggal seumur hidup dan bebas dari kewajiban membayar cicilan per bulannya.

Masyarakat hanya diwajibkan membayar sewa saja dalam jumlah tertentu. Namun begitu, Ahok menegaskan konsep sewa yang ada selama ini masih salah kaprah.

Menurut dia, pengertian sewa dipahami secara salah lantaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyubsidi pembayaran biaya pemeliharaan lingkungan di rusunawa tersebut.

"Orang dengan gaji Rp 3 juta lebih, nggak sanggup bayar biaya pemeliharaan apartemen karena bisa mencapai Rp 800.000 lebih. Makanya kami menyediakan itu dan dia cuma bayar pemeliharaan lingkungan yang kami subsidi 80 persen. Jadi hanya bayar antara Rp 150.000 sampai Rp 450.000 per bulan," jelas Ahok.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

LPA 2022 Digelar, Lamudi Mencari Proyek Favorit Pencari Rumah

LPA 2022 Digelar, Lamudi Mencari Proyek Favorit Pencari Rumah

Berita
Berapa Jumlah Warna Cat Rumah Bagian Dalam yang Bisa Diaplikasikan Pada Satu Ruangan?

Berapa Jumlah Warna Cat Rumah Bagian Dalam yang Bisa Diaplikasikan Pada Satu Ruangan?

Tips
Serah Terima Unit 'Menggantung', Sejumlah Pembeli Apartemen Meikarta Tuntut Uang Kembali

Serah Terima Unit "Menggantung", Sejumlah Pembeli Apartemen Meikarta Tuntut Uang Kembali

Berita
Salah Satu Direktur Jadi Tersangka Korupsi, Ini Respon Waskita

Salah Satu Direktur Jadi Tersangka Korupsi, Ini Respon Waskita

Berita
Strategi Hadi Tjahjanto Selesaikan Persoalan Tanah Eks-transmigrasi

Strategi Hadi Tjahjanto Selesaikan Persoalan Tanah Eks-transmigrasi

Berita
Basuki Pastikan Investor Bisa Masuk ke IKN Mulai Kuartal II-2023

Basuki Pastikan Investor Bisa Masuk ke IKN Mulai Kuartal II-2023

Berita
Pemerintah Targetkan Backlog Rumah 0 Persen Tahun 2045, Grand Design Terbit Sebelum Natal

Pemerintah Targetkan Backlog Rumah 0 Persen Tahun 2045, Grand Design Terbit Sebelum Natal

Berita
Apakah Warna Cat Rumah Bagian Dalam Harus Selalu Sama di Tiap Ruangan?

Apakah Warna Cat Rumah Bagian Dalam Harus Selalu Sama di Tiap Ruangan?

Tips
RSUD Sayang Direnovasi akibat Gempa Cianjur, Dua Ruang Inap Beres Akhir 2022

RSUD Sayang Direnovasi akibat Gempa Cianjur, Dua Ruang Inap Beres Akhir 2022

Berita
10 Ruas Tol Siap Dilintasi Saat Natal dan Tahun Baru, Ini Daftarnya

10 Ruas Tol Siap Dilintasi Saat Natal dan Tahun Baru, Ini Daftarnya

Berita
600.000 Hektar Tanah Eks-transmigrasi di Tanah Laut Bakal Dilegalisasi

600.000 Hektar Tanah Eks-transmigrasi di Tanah Laut Bakal Dilegalisasi

Berita
Sukses Gaet Investor, Desa di Gresik Ini Bangun Sports Center Rp 7 Miliar

Sukses Gaet Investor, Desa di Gresik Ini Bangun Sports Center Rp 7 Miliar

Fasilitas
Bisa Ditiru Pemda Lainnya, Hibah APBD Percepat Pendaftaran Tanah

Bisa Ditiru Pemda Lainnya, Hibah APBD Percepat Pendaftaran Tanah

Berita
Quay Quarter Tower Dinobatkan sebagai Gedung Terbaik Tahun 2022

Quay Quarter Tower Dinobatkan sebagai Gedung Terbaik Tahun 2022

Arsitektur
KA Datuk Belambangan Diluncurkan, Tarif Hanya Rp 5.000

KA Datuk Belambangan Diluncurkan, Tarif Hanya Rp 5.000

Berita
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.