Kompas.com - 25/04/2017, 16:08 WIB
|
EditorHilda B Alexander

JAKARTA, KompasProperti - Inisiasi pasangan pemenang Pilkada DKI Jakarta 2017 Anies Baswedan-Sandiaga Uno tentang uang muka atau down payment (DP) 0 persen untuk Kredit Pemilikan Rumah (KPR) masih hangat diperbincangkan.

Menanggapi hal ini, Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau Bank BTN, Maryono, mengatakan, DP 0 Persen menimbulkan kesan tidak bertanggung jawab.

"Kalau KPR 0 persen itu kesannya dia tidak punya tanggung jawab, kalau ini (sudah dapat) ya sudah dilepas lagi, ini kami harus ada jiwa pembinaannya," tutur Maryono, di Gedung Bank BTN, Jakarta, Selasa (25/4/2017).

Baca: Cicilan Per Bulan DP 0 Persen Menurut Kalkulator Syariah

Namun demikian, meski terkesan tidak bertanggung jawab, tetap masih bisa diupayakan dengan catatan tertentu, misalnya berupa bantuan dari pemerintah.

"Sebetulnya (DP 0 persen) tidak masalah. Kami juga sudah mengeluarkan produk KPR murah tapi dengan DP 1 persen untuk end user. Kalau ini ada yang menanggung, ada yang bantu," ujar dia.

Maryono menuturkan, Program DP 0 Persen sebenarnya hanya persoalan cara membantu masyarakat memiliki rumah.

Baca: Kelas Menengah Tanggung, Harga Rumah Selangit, dan DP 0 Persen

Ketentuan mengenai DP merupakan kewajiban regulator dalam hal ini adalah Bank Indonesia karena menyangkut loan to value (LTV).

Bank BTN sendiri telah memiliki program KPR subsidi, yaitu DP 1 persen yang telah diperbolehkan dari sisi regulasi khusus.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.