Kompas.com - 13/04/2017, 12:00 WIB
|
EditorHilda B Alexander

JAKARTA, KompasProperti - Anggaran untuk pembiayaan rumah subsidi atau Kredit Pemilikan Rumah Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dipastikan bakal mendapatkan dana pendamping dari PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF.

Dana pendamping tersebut diperoleh dari penyertaan modal negara (PMN) dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) ke SMF yang diperkirakan mencapai sekitar Rp 1 triliun.

"SMF ini kan dapat PMN kemudian dari PMN itu dia harus me-leverage dua kali sehingga nanti dia akan menerbitkan obligasi yang tentu akan jauh lebih rendah ketimbang bank menerbitkan obligasi sendiri," kata Direktur Utama Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Budi Hartono, di Jakarta, Selasa (11/4/2017).

Obligasi lebih rendah yang disebabkan rating AAA milik SMF dan bunga 0 persen PMN diyakini bisa mengurangi beban fiskal pembiayaan KPR FLPP.

Menurut Budi, sampai saat ini beban fiskal pembiayaan KPR FLPP masih tinggi karena mengharuskan landing rate sebesar lima persen dengan porsi 90 persen-10 persen antara pemerintah dan pihak lain seperti bank atau SMF.

"Nanti diharapkan porsi ini turun dengan yang idealnya bisa 80:20 atau 75:25 tergantung dari dana SMF berapa persen," ujar Budi.

Lebih lanjut Budi menjelaskan, pihaknya dan SMF kini tengah melakukan pembicaraan terkait penyertaan dana pendampingan tersebut dan memastikan bahwa sejauh ini bisa direalisasikan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.