Ketika Bulan Puasa, Orang Indonesia Lebih Banyak Belanja "Online" Malam Hari

Kompas.com - 12/04/2017, 18:35 WIB
Lantai dasar sekaligus lobi kantor baru situs belanja online Bukalapak.com. Gambar diambil pada Selasa (12/1/2016). Dok BukalapakLantai dasar sekaligus lobi kantor baru situs belanja online Bukalapak.com. Gambar diambil pada Selasa (12/1/2016).
|
EditorHilda B Alexander

JAKARTA, KompasProperti - Ramadhan merupakan salah bulan yang dinanti para pelaku ritel online atau e-commerce sebagai momentum meningkatkan penjualan.

Criteo, perusahaan teknologi yang berfokus pada kinerja pemasaran ritel online baru-baru ini merilis data yang diklaim mampu membantu para pelaku bisnis e-Commerce untuk bisa berinteraksi dengan konsumen lebih baik lagi pada Ramadhan tahun ini.

"Ramadhan bisa sangat berdampak pada perilaku konsumen dan juga menyebabkan pengiklan serta peritel meningkatkan penjualan produknya," tutur General Manager Criterio Asia Tenggara Alban Villani, di Hotel Pullman Jakarta, Rabu (12/4/2017).

Berdasarkan data Criteo selama Ramadhan 2016 silam, terjadi peningkatan 67 persen dalam penjualan ritel di Indonesia.

Kenaikan itu disebut Alban sangat tinggi jika dibandingkan dengan bulan-bulan lainnya sepanjang 2016 dan itu berlaku untuk semua kategori barang yang dijual oleh ritel online.

Tradisi yang ada selama Ramadhan juga kemudian memengaruhi perilaku para pembeli dalam satu hari.

Oleh sebab itu, Criteo menyarankan agar para pelaku ritel online atau e-Commerce mengetahui waktu-waktu yang digunakan konsumen untuk melakukan pembelian selama Ramadhan.

"Pada siang hari Ramadhan 2016, transaksi ritel online menurun hingga 71 persen dibandingkan siang hari di luar Ramadhan yang mencapai 76 persen," jelas Alban.

Namun, lanjut Alban, peningkatan penjualan tersebut justru naik pada malam hari setelah berbuka puasa dengan presentase sebesar 29 persen. Naik lima persen dari malam hari di luar Ramadhan yang hanya 24 persen.

Ada pun untuk kategori barang paling banyak dijual selama bulan Ramadhan 2016 berturut-turut adalah baju muslim baik hijab, gamis, dan lainnya. Kemudian di bawah itu ada perlengkapan rumah tangga, mainan, alat-alat elektronik, dan terakhir perlengkapan kesehatan serta kecantikan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X