Kompas.com - 11/04/2017, 18:46 WIB
Ilustrasi apartemen ThinkstockIlustrasi apartemen
|
EditorHilda B Alexander

JAKARTA, KompasProperti - Selain harga lahan selangit, faktor lain yang menjadi penyebab utama mahalnya harga hunian, terutama apartemen strata (kondominium) di Jakarta, adalah aksi investasi.

Betapa tidak, menurut Director Research and Advisory Cushman and Wakefield Indonesia, Arief Rahardjo, dari total pasokan apartemen 201.629 unit per Maret 2017, sekitar 70 persen di antaranya dikuasai investor.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Karakter pasar apartemen kita memang berbeda. Investor masih menguasai pembelian apartemen," ujar Arief menjawab KompasProperti, Senin (10/4/2017).

Investor ini tentu saja mengharapkan keuntungan dari unit-unit apartemen yang mereka sewakan kembali. 

Setiap tahun harga apartemen mengalami kenaikan. Meski saat ini pertumbuhan harga hanya 8 persen dari sebelumnya 20 persen pada 2015, namun diyakini akan naik kembali saat pasar pulih.

Sinyalemen tersebut ada dari banyaknya proyek-proyek apartemen baru yang diluncurkan pada kuartal I-2017.

Proyek-proyek baru ini, dalam catatan Cushman and Wakefield dua kali lebih banyak ketimbang apartemen yang baru saja rampung pembangunannya.

Hal senada dikatakan Senior Associate Director Research Colliers International Indonesia Ferry Salanto yang mengungkapkan terdapat setidaknya lima proyek apartemen baru di Jakarta.

Pengembangnya adalah PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE), PT Mahardika Gagas Sejahtera, PT Sindeli Propertindo Abadi, dan PT Duta Paramindo Sejahtera.

"Alasan mereka tak lepas dari fakta bahwa Jakarta adalah kawasan padat penduduk dengan kebutuhan hunian demikian tinggi," kata Ferry.

Apartemen yang ditawarkan tersebut, dibanderol dengan rentang harga mulai dari termurah Rp 11 juta per meter persegi hingga termahal Rp 56,5 juta per meter persegi.

Berikut lima proyek apartemen baru di Jakarta yang dilansir kuartal I-2017:

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.