Bukan Prioritas, Wacana Pajak Progresif Apartemen Kosong Dihentikan

Kompas.com - 11/04/2017, 12:32 WIB
|
EditorHilda B Alexander

JAKARTA, KompasProperti - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofyan Djalil menegaskan wacana kebijakan pajak progresif bagi tanah dan apartemen kosong saat ini dihentikan pembahasannya.

Hal itu dilakukan lantaran bukan merupakan prioritas pemerintah dan dianggap bakal melemahkan sektor properti yang saat ini kondisinya belum membaik seiring dengan perlambatan ekonomi.

"Begini ya jadi masalah tentang pajak menyangkut tanah dan juga apartemen kosong bukan merupakan opsi hari ini dan tetap menjadi wacana sehingga kami tunda pembahasannya," tutur Sofyan setelah membuka Sarasehan Pelaku Usaha Properti Nasional dan Rakernas Kadin Bidang Properti 2017 di Hotel Borobudur Jakarta, Selasa (11/4/2017).

Menurut Sofyan, prioritas Kementerian ATR/BPN saat ini adalah menata dan melihat tanah-tanah terlantar, sertifikasi tanah, bank tanah, serta reforma agraria.

Penundaan pembahasan kebijakan pajak progresif bagi tanah dan apartemen kosong diakui Sofyan bakal berlangsung selama waktu yang belum ditentukan.

Kebijakan itu sendiri saat ini masih menjadi opsi Kementerian ATR/BPN yang akan dilaksanakan pada tahun-tahun mendatang atau ketika ekonomi Indonesia sudah stabil.

"Ditunda sampai waktu yg belum ditentukan, tapi kita lihatlah pertumbuhan ekonomi ini mudah-mudahan sampai 7 persen atau di atasnya. Nggak jadi prioritas sekarang, kebijakan itu jadi opsi tapi tidak sekarang," pungkas Sofyan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.