Andalkan Stasiun Batu Ceper, Ristia Group Rancang Proyek Rp 5 Triliun

Kompas.com - 05/04/2017, 14:43 WIB
|
EditorHilda B Alexander

TANGERANG, KompasProperti - Ristia Group bersiap mengembangkan properti multifungsi, Poris Superblock, di kawasan Batu Ceper, Tangerang, Banten.

Rencana tersebut sejalan dengan pengembangan Stasiun Kereta Api (KA) Batu Ceper sebagai salah satu dari lima transportation hub menuju Bandara International Soekarno-Hatta, dan pusat kota Jakarta.

Pengembangan Stasiun KA Batu Ceper sudah mencapai 3,30 persen per Februari 2017, dan ditargetkan beroperasi pada Agustus 2017.

Chairman Ristia Group Richard Wiriahardja menuturkan, jika transportation hub tersebut rampung, perkembangan kawasan Batu Ceper akan lebih pesat. 

"Mobilisasi manusia akan lebih aktif, dan intensif. Tentu saja permintaan akan hunian, dan properti lainnya terkait jasa, dan sebagainya ikut berkembang," tutur Richard menjawab pertanyaan KompasProperti, Rabu (5/4/2017).

Selain mengandalkan Stasiun KA Batu Ceper, Ristia Group juga melihat katalisator lainnya yang secara signifikan dapat meningkatkan pertumbuhan kawasan, yakni pembangunan Tol Kunciran-Bandara International Soekarno-Hatta.

Richard menyebut, pembangunan infrastruktur jalan bebas hambatan yang merupakan bagian dari jaringan Jakarta Outer Ring Road (JORR) 2 sebagai penguat citra kawasan.

"Setelah akses Transjakarta Poris-Plawad-Bundaran Senayan dan Poris Plawad-Pasar Baru beroperasi sejak tahun lalu, Batu Ceper semakin strategis, dan dekat ke mana-mana," imbuh Richard.

Untuk itulah, Ristia Group meresponsnya melalui pengembangan Poris Superblock. Di atas lahan seluas 15 hektar, Poris Superblock bakal terdiri dari pusat belanja, perkantoran, apartemen, sekolah, hotel, dan rumah sakit.

Tak tanggung-tanggung, dalam rancangan awal proyek mega ini, Ristia Group melibatkan Ridwan Kamil sebagai arsiteknya.

"Sebelum jadi wali kota Bandung, beliau merancang Poris Superblock," imbuh Richard.

Dia menghitung, nilai Poris Superblock dalam 5 tahun sampai 7 tahun pengembangannya kelak bakal sebesar Rp 5 triliun. 

Nilai ini di luar lahan yang sudah dimiliki atau menjadi bagian dari land bank perusahaan sejak 1990-an.

Ketika direalisasikan nanti, proyek ini bakal menjadi portofolio ketiga Ristia Group di kawasan Batu Ceper.

Dua proyek perdana lainnya adalah Perumahan Simprug diPoris seluas 30 hektar dengan jumlah rumah 2.600 unit, dan terbaru apartemen Poris 88 sebanyak 370 unit yang mencakup dua tipe studio 21,2 meter persegi, dan dua kamar tidur 42,4 meter persegi.

Project Manager Poris 88 Michella Wiriahardja menambahkan, Poris 88 akan diserahterimakan awal 2018.

"Saat ini sudah terjual 60 persen dengan posisi harga aktual Rp 280 juta hingga Rp 600 juta. Harga perdana 2014 sekitar Rp 195 jutaan-Rp 400 jutaan," sebut Michella.

Sementara di lokasi lain, yakni Karawang Timur, Ristia Group menancapkan eksistensinya melalui CKM City seluas 150 hektar. Perumahan bersubsidi skala kota ini dihuni sekitar 11.600 kepala keluarga.

"Kami akan terus setia mengembangkan hunian untuk kelas menengah ke bawah. Meski ada hotel mewah Le Meridien Bali, dan Poris Superblock, tapi huniannya tetap untuk segmen menengah bawah," tutup Richard.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jutaan Bidang Tanah di Aceh Belum Terdaftar, Raja Juli Antoni: Tuntaskan dengan Kualitas

Jutaan Bidang Tanah di Aceh Belum Terdaftar, Raja Juli Antoni: Tuntaskan dengan Kualitas

Berita
Kurangi Sampah Plastik, Resta Pendopo Km 456 Jalankan Program Inovasi Lingkungan

Kurangi Sampah Plastik, Resta Pendopo Km 456 Jalankan Program Inovasi Lingkungan

Fasilitas
Salah Satu Kawasan Kumuh di Surakarta Ditata, Intip Rancangannya

Salah Satu Kawasan Kumuh di Surakarta Ditata, Intip Rancangannya

Berita
Erick Thohir: Rakyat Nganggur, Industri Ritel Mustahil Tumbuh

Erick Thohir: Rakyat Nganggur, Industri Ritel Mustahil Tumbuh

Berita
Ada Perbaikan di Ruas Tol Bakter dan Terpeka, Ini Titik Lokasinya

Ada Perbaikan di Ruas Tol Bakter dan Terpeka, Ini Titik Lokasinya

Konstruksi
Diprediksi Jadi Pusat Pertumbuhan Dunia, Indonesia Tidak Anti Merek Asing

Diprediksi Jadi Pusat Pertumbuhan Dunia, Indonesia Tidak Anti Merek Asing

Berita
Ekonomi Tumbuh 5,44 Persen, Erick Thohir: Tak Banyak Negara Punya Kesempatan seperti Indonesia

Ekonomi Tumbuh 5,44 Persen, Erick Thohir: Tak Banyak Negara Punya Kesempatan seperti Indonesia

Berita
5 Gedung Berbentuk Unik di Bangkok, Mulai dari Robot hingga Gajah

5 Gedung Berbentuk Unik di Bangkok, Mulai dari Robot hingga Gajah

Konstruksi
Ada Rekayasa Lalin, 14 Kereta Berhenti di Stasiun Jatinegara Senin Ini

Ada Rekayasa Lalin, 14 Kereta Berhenti di Stasiun Jatinegara Senin Ini

Berita
5 Rekomendasi Rumah Murah di Malang, Harga Mulai Rp 143 Juta

5 Rekomendasi Rumah Murah di Malang, Harga Mulai Rp 143 Juta

Perumahan
Syarat Terbaru Perjalanan KA Jarak Jauh dan Lokal, Mulai Agustus 2022

Syarat Terbaru Perjalanan KA Jarak Jauh dan Lokal, Mulai Agustus 2022

Berita
[POPULER PROPERTI] 6 Seksi Tol Yogyakarta-Bawen Tuntas 2024, Ini Daftarnya

[POPULER PROPERTI] 6 Seksi Tol Yogyakarta-Bawen Tuntas 2024, Ini Daftarnya

Berita
Selama Masa Transisi Syarat Baru, Pembatalan Kereta Jarak Jauh Gratis

Selama Masa Transisi Syarat Baru, Pembatalan Kereta Jarak Jauh Gratis

Berita
Mulai Senin 15 Agustus, Naik Kereta Jarak Jauh Wajib Tes PCR

Mulai Senin 15 Agustus, Naik Kereta Jarak Jauh Wajib Tes PCR

Berita
PP Bangun Teknologi Pengelolaan Sampah Tanpa Residu di Kuta dan Seminyak

PP Bangun Teknologi Pengelolaan Sampah Tanpa Residu di Kuta dan Seminyak

Berita
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.