Andy K Natanael Resmi Mundur dari Modernland

Kompas.com - 05/04/2017, 11:13 WIB
Pembangunan Aeon Mall di komplek Jakarta Garden City, Cakung, Jakarta Timur, sudah memasuki tahap akhir dengan target operasional pada Oktober 2017 mendatang. Dok JGCPembangunan Aeon Mall di komplek Jakarta Garden City, Cakung, Jakarta Timur, sudah memasuki tahap akhir dengan target operasional pada Oktober 2017 mendatang.
EditorLatief

Jakarta, KompasProperti - PT Modernland Realty Tbk (MDLN) resmi menyetujui pengunduran Andy Kesuma Natanael sebagai direktur perseroan. Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Moderland yang digelar dua pekan lalu itu para pemegang saham menyepakati perubahan jabatan dan pengangkatan direktur baru.

LH Freddy Chan resmi menjabat Wakil Direktur Utama MDLN, sementara Cuncun M Wijaya Wibowo menggantikan Andy Natanel sebagai Direktur Perseroan MDLN. Beberapa nama lain dalam rapat umum itu antara lain Luntungan Honoris tercatat sebagai Komisaris Utama , Oscar Jaro Tavera sebagai Komisaris, Edwyn Lim sebagai komisaris, Nita Tanawidjaja menjadi komisaris independen, serta Iwan Suryawijaya menjadi komisaris independen.

Adapun di jajaran direksi antara lain William Honoris menjabat sebagai Direktur Utama MDLN, LH Freddy Chan sebagai Wakil Direktur Utama, Cuncun M. Wijaya Wibowo sebagai Direktur
dan Dharma Mitra menjadi Direktur.

Cuncun Wijaya, Corporate Secretary PT Modernland Realty Tbk mengatakan tahun ini Modernland Realty menargetkan bisa meraup pendapatan prapenjualan (marketing sales) sebesar Rp4,3 triliun. Sementara realisasi marketing sales tahun lalu sebesar Rp4,58 triliun atau melebihi target awal.

"Tahun lalu kami targetkan marketing sales itu sekitar Rp 4,2 triliun, tapi capainnya melebihi target," ujar Cuncun.

Tahun ini Modernland Realty akan mengandalkan proyek Jakarta Garden City (370 hektar) di Jakarta Timur sebagai motor utama marketing sales. Di tahun ini juga Modernland rencananya akan meluncurkan empat proyek baru.

Selain Jakarta Garden City, perusahaan berkode saham MDLN di Bursa Efek Indonesia (BEI) itu juga mendorong kawasan industri ModernCikande Industrial Estate (MCIE) di Serang, Banten, sebagai andalannya. Perusahaan tersebut memperkirakan, residensial menyumbang marketing sales sebesar Rp3 triliun, sementara lahan industri menyumbang selebihnya, yakni senilai Rp1,3 triliun.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X