Kompas.com - 03/04/2017, 19:42 WIB
|
EditorHilda B Alexander

JAKARTA, KompasProperti - Rumah menjadi salah aset yang diberikan orangtua kepada anak-anaknya.

Dikatakan sebagai aset karena keberadaannya bisa menguntungkan secara ekonomi jika disewakan.

Apalagi di tengah kemajuan teknologi, saat ini tengah berkembang fenomena memesan hunian temporer dengan memanfaatkan jaringan internet, misalnya Airbnb.

Berdasarkan kemudahan memesan penginapan, banyak pemilik yang berupaya membagi rumahnya, seperti klien studio arsitektur Moreids.

"Klien ingin rumah dibagi, sehingga butuh renovasi. Ini sekaligus jadi kesempatan ke depan kalau (pemilik) mau bikin rumah kos dan disewakan melalui AirBnB," ujar arsitek pendiri Moreids, Farrizky Astrawinata saat pameran #HUNI_KOMUNAL di Kedai Ketan Susu, Jakarta, Sabtu (1/4/2017).

Proyek ini dinamakan The Next Generation dengan lokasi di Duren Sawit, Jakarta Timur.

Farrizky bercerita, proses desain rumah ini cukup panjang karena awalnya klien hanya ingin membuat rumah kos.

Ide untuk menjadikannya rumah sewa baru muncul pada kemudian hari. Pertimbangan ini bukannya tanpa sebab.

Lokasi rumah tersebut sangat sesuai sebagai destinasi hunian pekerja kota mengingat jalur transportasi kota semakin berkembang.

"Pembagian lahan untuk ketiga anak juga sempat jadi pembicaraan serius. Pada akhirnya, ini membuat rumah dibagi menjadi tiga bagian," kata Farrizky.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.