Kompas.com - 31/03/2017, 16:30 WIB
|
EditorHilda B Alexander

NEW YORK, KompasProperti - Dalam upaya menyiasati pembatasan ketinggian dari bumi, Kantor Aristektur Cloud mengusulkan untuk menggantung calon pencakar langit tertinggi dunia dari asteroid dan membuat penghuninya menggunakan parasut untuk bisa ke bumi.

Kantor arsitektur asal New York tersebut merancang Analemma Tower dengan tujuan mengubah tipologi pencakar langit selama ini yang selalu dibangun di atas tanah.

Desain Analemma Tower tidak dibangun di atas tanah bumi melainkan turun dari langit dengan menancapkan pondasi pada sebuah asteroid yang mengorbit di atas bumi.

"Dengan memanfaatkan kekuatan pemikiran desain keplanetan, desain ini menyentuh keinginan untuk ketinggian ekstrim, pengasingan, dan mobilitas yang konstan," kata salah seorang arsitek di Cloud yang sebelumnya juga telah menyusun proposal untuk transportasi ruang angkasa dan rumah es 3D di Mars.

Cloud Architecture Office Desain Analemma Tower milik Cloud tidak dibangun di atas tanah bumi melainkan turun dari langit dengan menancapkan pondasi pada sebuah asteroid yang mengorbit di atas bumi.

Lebih lanjut dia mengatakan, jika ledakan yang terjadi pada menara-menara residensial membuktikan harga per meter perseginya meningkat seiring dengan ketinggian lantai, maka Analemma Tower akan mampu memecahkan rekor tersebut dan sekaligus menjustifikasi tingginya biaya konstruksinya.

Sebuah modul prefabrikasi akan dinaikkan dari tanah dan terhubung dengan inti bangunan yang bisa diperpanjang dan kemudian ditambatkan dengan kabel ke asteorid.

Rencana mengubah tipologi pembangunan gedung yang digantung di udara diyakini akan membuat industri konstruksi gedung ke depannya bisa dilakukan di mana saja dan kemudian memindahkannya ke lokasi final.

Cloud Architecture Office Sebuah modul prefabrikasi nantinya akan dinaikkan dari tanah dan terhubung dengan inti bangunan yang bisa diperpanjang dan kemudian ditambatkan dengan kabel ke asteorid.

Selain itu, para arsitek di Cloud meyakini memanipulasi asteroid saat ini bukanlah sebuah fiksi ilmiah setelah pada 2015 terdapat sebuah misi Agensi Ruang Angkasa Eropa yang mampu mendarat di komet berputar.

"NASA telah menjadwalkan sebuah misi pengembalian asteroid pada 2012 nanti yang bertujuan untuk membuktikan kelayakan menangkap dan merelokasi sebuah asteroid," jelas sang arsitek.

Jika selesai nanti maka menara ini akan mengikuti figur bentuk angka delapan antara belahan utara dan selatan tiap harinya.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber Dezeen
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.