Kompas.com - 29/03/2017, 15:32 WIB
|
EditorHilda B Alexander

JAKARTA, KompasProperti - Pertumbuhan kredit pemilikan rumah (KPR) cenderung menurun. Dibandingkan tahun sebelumnya, menurut data Bank Indonesia, pertumbuhan KPR tahun lalu hanya 7 persen.

Vice President Economist Bank Permata Josua Pardede mengatakan, pertumbuhan KPR dalam 2 tahun ini sedikit di bawah rata-rata dalam 3 tahun terakhir.

"Banyak faktornya, salah satunya karena suku bunga KPR masih relatif tinggi," ujar Josua saat peluncuran Rumah.com Property Index di Jakarta, Rabu (29/3/2017).

Dia menuturkan tren tahun lalu suku bunga acuan menurun 1,5 persen. Tapi, tren suku bunga KPR rumah paling rendah masih di rata-rata 10,7 persen per Januari 2017.

Suku bunga ini termasuk tinggi karena masih dua digit sehingga cukup memberatkan konsumen untuk membeli rumah.

"Suku bunga KPR tinggi karena tren non performing loan (NPL) atau rasio kredit bermasalah juga meningkat 2015-2016," sebut Josua.

Meskipun demikian, tambah Josua, NPL apartemen atau rumah tapak memang cenderung dibawah rata-rata NPL perbankan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.