Pemprov Kaltim Kembangkan Delapan Kawasan Prioritas

Kompas.com - 25/03/2017, 17:00 WIB
Progres pekerjaan pembangunan Jembatan Manggar yang merupakan bagian dari Jalan Tol Balikpapan-Samarinda, Jumat (4/11/2016). Biro Komunikasi Kementerian PUPRProgres pekerjaan pembangunan Jembatan Manggar yang merupakan bagian dari Jalan Tol Balikpapan-Samarinda, Jumat (4/11/2016).
EditorHilda B Alexander

SAMARINDA, KompasProperti - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) mengembangkan delapan kawasan prioritas guna memacu pertumbuhan ekonomi.

Hal ini bertujuan agar Pemprov Kaltim tidak bergantung terus pada sektor pertambangan, dan penggalian yang kian lama semakin melambat.

Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Kaltim Zairin Zain menuturkan, beberapa dari delapan kawasan prioritas ini sudah dikerjakan.

Di antaranya adalah Kawasan Industri Kariangau (KIK) di Balikpapan, dan Kawasan Industri Bulumuning (KIB) di Penajam, Paser Utara.

"KIK bahkan masuk dalam kawasan strategi provinsi sebagai upaya membangun industri hilir produk-produk unggulan daerah," ujar Zairin seperti dikutip Antara, Sabtu (25/7/2017).

Dia menambahkan, KIB di Bulumuning, tengah dikembangkan berbagai kegiatan industri pengolahan, salah di antaranya oleh PT Agra Bareksa Indonesia yang telah menanamkan investasinya senilai Rp 2 triliun guna membangun pabrik kertas.

Sebelumnya, saat menjadi pembicara dalam Sarasehan Ekonomi Kaltim dan Kaltara di Bank Indonesia Kaltim, beberapa hari lalu, Zairin menyatakan kawasan prioritas lainnya yang terus dikembangkan adalah kawasan ekonomi di Samarinda berupa perkayuan, perkapalan, dan industri jasa.

KOMPAS.com/YOVANDA NONI Migas, Walikota Samarinda Syaharie Jaang saat meninjau lokasi pengeboran Sumur Naga Utara 2 di kecamatan Sambutan milik Perusahaan SPC.
Untuk mendukung pengembangan kawasan ekonomi di Samarinda, infrastruktur pendukung yang dibangun adalah Pelabuhan Peti Kemas Palaran, Bandara Samarinda Baru alias Bandara APT Pranoto, dan Jembatan Mahkota II.

Kawasan prioritas ketiga yang dikembangkan merupakan kawasan berbasis migas dan kondensat di Bontang, karena di kota ini telah bediri dua perusahaan migas besar, yakni PT Pupuk Kaltim dan PT Badak LNG & Co.

Prioritas keempat, Kawasan Ekonomi Khusus Maloy Batuta Trans Kalimantan (KEK-MBTK) di Kabupaten Kutai Timur. Kawasan yang masih dalam tahap pengembangan ini akan menjadi pusat pengelolaan kelapa sawit dan industri turunannya.

Halaman:


Sumber ANTARA
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X