Kompas.com - 24/03/2017, 21:30 WIB
Kondisi aktual Jalan Tol Trans Sumatera ruas Medan-Kuala Namu-Tebing Tinggi. Tampak dalam gambar Gerbang Tol (GT) Lubuk Pakam. Dokumentasi Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPRKondisi aktual Jalan Tol Trans Sumatera ruas Medan-Kuala Namu-Tebing Tinggi. Tampak dalam gambar Gerbang Tol (GT) Lubuk Pakam.
|
EditorHilda B Alexander

MEDAN, KompasProperti - Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi yang dibiayai dari pinjaman China sebesar 90 persen melalui APBN Rp 1,4 triliun, bisa berfungsi pada musim mudik 2017 mendatang.

Selain dana pinjaman dari China, pembangunan Jalan Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi menggunakan dana dari investasi badan usaha jalan tol (BUJT) PT Jasa Marga Kualanamu Toll (JMKT) sebesar 10 persen sisanya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dana tersebut digunakan untuk konstruksi seksi I Simpang Tanjung Morawa-Simpang Perbarakan sepanjang 7,5 kilometer dan seksi II Simpang Perbarakan-Kualanamu dengan panjang 7,05 kilometer.

Progres konstruksi fisiknya saat ini sudah 51 persen untuk seksi I dan 81 persen untuk seksi II.

Untuk pengadaan lahan pada ruas tol yang dikerjakan pemerintah saat ini sudah mencapai 99,03 persen.

"Penyelesaian lahan akan menggunakan konsinyasi di pengadilan sehingga ditargetkan Juli 2017 selesai," tutur Kasatker Pembangunan Jalan Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi Dedy Hariadi, dalam siaran pers yang diterima KompasProperti, Jumat (24/3/2017).

Dokumentasi Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR Kondisi aktual Jalan Tol Trans-Sumatera ruas Medan-Kuala Namu-Tebing Tinggi.

Percepatan pembangunan Jalan Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi pun terus digenjot Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) agar bisa digunakan ketika musim mudik lebaran nanti.

Jalan tol dengan panjang total 61,72 kilometer tersebut dibangun dalam tujuh seksi di mana seksi I sampai seksi VI dengan panjang 52,85 kilometer dari Tanjung Morawa-Sei Rampah ditargetkan rampung akhir 2017.

Sementara sisanya, yakni seksi VII dari Sei Rampah-Tebing Tinggi dengan panjang 8,47 kilometer akan selesai pada April 2018 lantaran kini masih terkendala pengadaan lahan.

"Namun, secara keseluruhan progres pembangunan ruas tol ini sekarang sudah 75 persen," kata

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.