Pikko Land Resmi Bangun Kota Terpadu di Kota Bekasi

Kompas.com - 21/03/2017, 13:28 WIB
Direktur Utama PT Pikko Land Development Tbk, Nio Yantony bersama Direktur PT Pikko Land Development Tbk, Joewono Witjitro Wongsodihardjo
saat menyaksikan prosesi pemasangan tiang pancang, di Bekasi Selatan, Kota Bekasi, pekan lalu. Dok Pikko Land Direktur Utama PT Pikko Land Development Tbk, Nio Yantony bersama Direktur PT Pikko Land Development Tbk, Joewono Witjitro Wongsodihardjo saat menyaksikan prosesi pemasangan tiang pancang, di Bekasi Selatan, Kota Bekasi, pekan lalu.
EditorLatief

Jakarta, KompasProperti - PT Pikko Land Development Tbk (RODA) akhirnya melakukan pemasangan tiang pancang pertama (groundbreaking) Thamrin District. Proyek yang dibangun di lahan 1,6 hektare itu berlokasi di Jalan Ahmad Yani, Kota Bekasi.

"Investasinya sekitar Rp 1.5 triliun. Kami targetkan selesai sekitar 7,5 tahun. Untuk tower pertama akan selesai sekitar tiga tahun," ujar Nio Yantony, Direktur Utama PT Pikko Land Development Tbk, Senin (20/3/2017).

Nio mengatakan pelaksanaan pemasangan tiang pancang tersebut akan dipegang oleh Pukubumi Semesta. Tahapan pertama ini, lanjut dia, sejalan dengan terbitnya Surat Izin Pelaksanaan Mendirikan Bangunan dari Pemerintah Kota Bekasi No.503/0438/I-B/BPPT.2 tanggal 15 Juni 2016 lalu.

"Ini upaya kami mengoptimalkan landbank milik Pikko sekaligus untuk memenuhi tingginya kebutuhan konsumen di sini (Kota Bekasi)," kata Nio.

Proyek tersebut akan merangkum lima menara apartemen strata title setinggi 24 lantai dan 549 unit di setiap menaranya. Kelima menara itu dirancang untuk bersinergi dengan ruko komersial dan gaya hidup serta pusat perbelanjaan The Mall di lantai satu dan dua di setiap menara.

Nio menjelaskan, per unit ditawarkan mulai Rp 300 juta sampai Rp 990 jutaan per unit, mulai tipe studio (21.01 m2) sampai empat kamar tidur (76.21 m2). Untuk pusat komersial dan perbelanjaan dipasarkan mulai Rp 4 miliar per unit.

"Tiga tahun lagi proyek ini akan menjadi kawasan terpadu pertama di sini (Jl Ahmad Yani). Kami optimistis harga unit akan naik seiring perkembangan Kota Bekasi. Persentase kenaikannya sekitar 10 persen per tahun," ujar Nio.

Nio mengaku optimistis penjualan unit yang sudah mencapai 50 persen saat ini akan meningkat dan melebihi capaian 70 persen di akhir tahun nanti. Keyakinan itu, menurut dia, karena pengembangan infrastruktur transportasi massal yang direncanakan melintasi kawasan strategis koridor Ahmad Yani, yakni proyek LRT rute Cibubur–Cawang–Semanggi-Grogol serta Bekasi.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X