Kompas.com - 20/03/2017, 15:08 WIB
Satu dari tujuh tipe Rumah Contoh Givency One di Jalan Gaperta Ujung, Medan KOMPAS.com/Mei LeandhaSatu dari tujuh tipe Rumah Contoh Givency One di Jalan Gaperta Ujung, Medan
|
EditorHilda B Alexander

MEDAN, KompasProperti - Perlambatan ekonomi yang terjadi sejak 2015, ternyata tidak menurunkan daya beli masyarakat di Kota Medan, Sumatera Utara.

Buktinya, tingkat penjualan perumahan Givency One yang dikembangkan Wiraland Property Group, mencapai sekitar 200 unit. 

Angka penjualan ini termasuk tinggi karena bisnis properti sedang lesu, dan tak sedikit investor yang melakukan aksi wait and see menunggu ekonomi pulih kembali.

Dari 200 unit yang terjual, Wiraland meraup Rp 250 miliar. Ini merupakan rekor penjualan tertinggi yang mampu dibukukan perusahaan.

CEO Wiraland Property Group Michael Wirawan memaparkan, Givency One dibangun di atas lahan seluas 50 hektar.

"Givency One merupakan klaster yang terdiri dari tujuh tipe yang berisi 538 unit. Harganya mulai dari Rp 600 jutaan. Kami membagi proses konstruksi ke dalam tiga tahap," ujar Michael kepada KompasProperti, Senin (20/3/2017).

Sebanyak 57 unit pada pengembangan Tahap I sudah siap huni. Sementara Tahap II berisi 256 unit dan Tahap III sejumlah 225 unit.

"Rumah mewah pada pengembangan Tahap III ditawarkan sebagai model investasi terbaru. Namun begitu, ternyata animo konsumen cukup tinggi," ucap Michael.

Sambutan pasar yang positif, menurut Michael, karena desain arsitektur dibuat unik sehingga menjadi pertimbangan konsumen yang datang dan melihat rumah contoh di lokasi.

Umumnya, konsumen yang mencari hunian di Givency One berasal dari kalangan kelas menengah atas.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.