Kompas.com - 20/03/2017, 08:22 WIB
Ilustrasi kawasan industri C22Ilustrasi kawasan industri
|
EditorHilda B Alexander

JAKARTA, KompasProperti - PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau Wika berencana mengembangkan kawasan industri di 4 wilayah tahun ini, yaitu Sulawesi Selatan, Banten, Sulawesi Utara, dan Jawa Timur.

Investasi yang disiapkan untuk pengembangan kawasan industri di keempat wilayah tersebut adalah 30 persen dari belanja modal atau capex Rp 2 triliun.

Pengembangan yang dalam waktu dekat akan dilakukan oleh anak usaha Wika, PT Wika Realty, adalah di Makassar, Sulawesi Utara, dengan lahan seluas 80 hektar.

"Di Makassar, kami bangun prasarana dulu. Kami sudah ada beberapa perusahaan industri yang mau masuk ke sana," ujar Direktur Operasional Wika Destiawan Soewardjono kepada wartawan, Jumat (17/3/2017) petang.

Destiawan mengatakan, setidaknya ada 4-5 perusahaan yang siap membangun pabrik di sana.

Kebanyakan dari perusahaan ini adalah merupakan perusahaan asing. Namun begitu Destiawan enggan memerinci nama perusahaan tersebut.

Rancangan untuk kawasan industri ini sudah disiapkan termasuk akses atau koneksi dengan Pelabuhan Soekarno-Hatta, Makassar.

Saat ini, Wika tengah melakukan negosiasi dengan PT Pelayaran Indonesia IV (Pelindo IV) terkait akses kawasan industri ke pelabuhan tersebut yang jaraknya hanya kira-kira 5 kilometer.

Pengembangan kawasan industri ini akan dikerjasamakan dengan China Construction Thirteenth Bureau Co Ltd (CCCC) melalui skema joint venture (JV).

"JV dengan China kami bareng-bareng-lah. Kami minta dia terlibat marketing sehingga perusahaan China masuk ke sana," kata Destiawan.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.