PLBN Terpadu Aruk, Era Baru Batas Negara

Kompas.com - 17/03/2017, 17:00 WIB
Presiden Joko Widodo dan beberapa pejabat Kabinet Kerja berfoto selepas meresmikan PLBN Aruk di Sambas, Kalbar, Jumat (17/3/2017). Ridwan Aji Pitoko/KOMPAS.comPresiden Joko Widodo dan beberapa pejabat Kabinet Kerja berfoto selepas meresmikan PLBN Aruk di Sambas, Kalbar, Jumat (17/3/2017).
|
EditorHilda B Alexander

SAMBAS, KompasProperti - Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) menyatakan pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu Aruk merupakan era baru pengelolaan lintas batas negara.

"Peresmian PLBN Terpadu Aruk menandai dimulainya era baru dalam pengelolaan lintas batas negara yang terpadu, tertib, aman dan nyaman serta ramah lingkungan," ujar Sekretaris BNPP Hadi Prabowo seperti dikutip Antara, Jumat (17/3/2017).

Berdasarkan arahan Rencana Pembangunan Jangka MEnengah Nasional (RPJMN) 2015-2019 yang ditindaklanjuti dengan Rencana Induk Pengelolaan Perbatasan Negara Tahun 2015-2019, pemerintah berkeinginan kuat dan serius untuk mengubah kawasan perbatasan negara menjadi maju, terbuka, dan terdepan.

Selama ini masih kawasan perbatasan negara teridentifikasi sebagai kawasan yang tertinggal, terisolasi, dan terbelakang.

Baca: Jokowi Menilai Tiga Pos Perbatasan di Kalbar Paling Megah dan Mewah

Ridwan Aji Pitoko/KOMPAS.com Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu Aruk, Kabupaten Sambas, Provinsi Kalimantan Barat
Menurut Hadi, dari sisi perekonomian keberadaan PLBN sangat vital dan strategis sebagai pintu masuk-keluar barang dalam kerangka perdagangan internasional, yaitu gerbang ekspor-impor antara Indonesia dan negara tetangga Malaysia.

Selain itu PLBN juga berfungsi sebagai sabuk pengaman negara demi terpeliharanya keutuhan wilayah dan kedaulatan NKRI.

Dalam sambutannya di acara peresmian pembangunan PLBN Terpadu Aruk Presiden Jokowi menyatakan harapannya agar PLBN tidak hanya menjadi sebuah kantor imigrasi, karantina dan bea cukai.

KOMPAS.com/RIDWAN AJI PITOKO Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu Aruk, Kabupaten Sambas, Provinsi Kalimantan Barat
PLBN Terpadu Aruk, kata Jokowi, harus betul-betul dimanfaatkan masyarakat sebagai salah satu sarana pendukung pertumbuhan ekonomi baru.

"Masyarakat harus bisa memanfaatkan fasilitas untuk menumbuhkan ekonomi yang ada di Kabupaten Sambas," tambah dia.

Sebelumnya Jokowi telah meresmikan dua PLBN Terpadu lainnya yakni PLBN Entikong dan PLBN Badau. 

Berikut laporan KompasProperti mengenai PLBN Terpadu Aruk:



Sumber ANTARA
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X