Ini Rangkaian Agenda Jokowi di Kalimantan Barat

Kompas.com - 16/03/2017, 13:38 WIB
Presiden Joko Widodo saat berada di kediaman KH Hasyim Muzadi di Pondok Pesantren Al-Hikam, Kota Malang, Rabu (15/3/2017) Dicky Bisinglasi/PoolPresiden Joko Widodo saat berada di kediaman KH Hasyim Muzadi di Pondok Pesantren Al-Hikam, Kota Malang, Rabu (15/3/2017)
|
EditorHilda B Alexander

PONTIANAK, KompasProperti - Presiden Joko Widodo ( Jokowi) didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo bertolak dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta menuju Bandar Udara Pangsuma, Putussibau, Kapuas Hulu, untuk memulai rangkaian kunjungan kerjanya di sejumlah tempat ke Kalimantan Barat (Kalbar), Kamis (16/3/2017).

Dari Bandara Pangsuma, Jokowi beserta rombongan berkendara menggunakan mobil menuju Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu Nanga Badau untuk meresmikannya.

Baca: Kamis, Jokowi Resmikan Pos Perbatasan Nanga Badau

Setelah meresmikan PLBN Nanga Badau, Jokowi dijadwalkan menyerahkan Kartu Indonesia Pintar (KIP), Pemberian Makanan Tambahan (PMT), Program Keluarga Harapan (PKH), dan Kartu Indonesia Sehat (KIS) di Kantor Kecamatan Badau.

Selain di Kantor Kecamatan Badau, Jokowi juga direncanakan untuk menyerahkan KIP, PMT, PKH, dan KIS di Kabupaten Sambas dan Kabupaten Mempawah.

Setelah meresmikan PLBN Nanga Badau, Jokowi juga bakal meresmikan PLBN Terpadu Aruk di Kabupaten Sambas pada Sabtu (18/3/2017).

Kedua PLBN tersebut akan melengkapi tiga PLBN yang ada di Kalbar setelah pada Desember 2016 silam PLBN Entikong diresmikan oleh mantan Wali Kota Sola tersebut.

Di samping peresmian PLBN, dalam rangkaian kunjungan kerjanya ke Kalbar ini, Jokowi juga diagendakan meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) Mobile Power Plant (MPP) Parit Baru di Kabupaten Mempawah. 

Pencanangan pembangunan MPP berkapasitas 4×25 megawatt (MW) yang merupakan rangkaian Program 35.000 MW itu dilakukan pada Juni tahun lalu.

Turut menyertai Presiden dan Ibu Negara Iriana dalam penerbangan menuju Kalbar adalah Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani, Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy dan Menteri Kesehatan Nila Moeloek. 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X