Kompas.com - 13/03/2017, 19:30 WIB
|
EditorHilda B Alexander

JAKARTA, KompasProperti - Pergantian direksi Pusat Pengelolaan Kompleks Gelora Bung Karno (PPK-GBK) dinilai membawa angin segar bagi pengembalian fungsi awal kawasan ini sebagai fasilitas olahraga sekaligus resapan air dan paru-paru kota atau ruang terbuka hijau (RTH) untuk publik.

Pasalnya, dalam beberapa tahun terakhir pembangunan properti komersial di kawasan GBK Senayan sangat masif, sehingga menuai kritik tajam masyarakat dan pengamat perkotaan.

Direktur Utama PPK-GBK Winarto menjelaskan, direksi baru sejak Januari 2016 bertugas menyiapkan venue untuk Asian Games 2018.

"Itu tugas pertama, dan utama. Kemudian kedua adalah memperbaiki perjanjian-perjanjian kerja sama yang ada dengan mitra GBK agar lebih equal," ujar Winarto kepada KompasProperti, di Kantor PPK-GBK Jakarta, Senin (13/3/2017).

KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNG Pekerja menyelesaikan proyek renovasi di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta, Jumat (17/3/2017). Kawasan Gelora Bung Karno (GBK) yang akan menjadi venue penyelenggaraan Asian Games XVIII 2018 mendatang bakal direnovasi dengan standar internasional untuk pertandingan olahraga dan ditargetkan selesai pada November 2017.
Winarto menambahkan, beberapa kerja sama yang dilakukan PPK-GBK dengan mitra-mitranya selama ini dipandang merugikan pihak pengelola sehingga perlu adanya penegasan agar bisa lebih baik bagi GBK, pemerintah, dan negara.

Namun, menurut dia tidak semua kerja sama dianggap merugikan dan tidak seimbang karena memang terdapat banyak kemitraan yang dibuat oleh PPK-GBK.

"Tentu tidak semua kerja sama, tapi yang berdasarkan kajian dan analisis perlu diperbaiki kerja samanya," tambah Winarto.

Kemudian, tugas ketiga lainnya yang diemban Winarto bersama dengan anggota direksi lainnya adalah membuat Kompleks GBK Senayan menjadi sesuai dengan ketentuan dan peraturan.

KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNG Pekerja melintas di sela aktivitas proyek renovasi di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta, Jumat (17/3/2017). Kawasan Gelora Bung Karno (GBK) yang akan menjadi venue penyelenggaraan Asian Games XVIII 2018 mendatang bakal direnovasi dengan standar internasional untuk pertandingan olahraga dan ditargetkan selesai pada November 2017.
Jika ditilik lebih jauh, saat ini pengelolaan Kawasan GBK seluas 279 hektar lebih sudah terpakai semua dengan rincian 53 persen didedikasikan untuk kegiatan olahraga yang saat ini tengah dilakukan renovasi GBK jelang Asian Games 2018.

Kemudian, sambung Winarto seluas 23 persen lainnya untuk kawasan perkantoran dan gedung pemerintahan seperti Gedung DPR, kantor kelurahan, Gedung Kemenpora, dan Gedung Kementerian LHK.

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengendalian Konsesi Kawasan Mangrove Dinilai Bisa Cegah Kerusakan

Pengendalian Konsesi Kawasan Mangrove Dinilai Bisa Cegah Kerusakan

Berita
Berapa Jarak Garis Sempadan Jalan?

Berapa Jarak Garis Sempadan Jalan?

Berita
Lika-Liku Transaksi Tol Nir-Sentuh MLFF, Diprakarsai Asing hingga Penegakan Hukum yang Disangsikan

Lika-Liku Transaksi Tol Nir-Sentuh MLFF, Diprakarsai Asing hingga Penegakan Hukum yang Disangsikan

Berita
Pendapatan Tol Jasa Marga Selama Mudik Naik 28,1 Persen Dibanding November 2021

Pendapatan Tol Jasa Marga Selama Mudik Naik 28,1 Persen Dibanding November 2021

Berita
Jalan Provinsi di Alor NTT Senilai Rp 28 Miliar Rusak Sebelum Tuntas Dikerjakan

Jalan Provinsi di Alor NTT Senilai Rp 28 Miliar Rusak Sebelum Tuntas Dikerjakan

Konstruksi
Tingkatkan Kualitas SDM Konstruksi, Hutama Karya Gelar Dua Program

Tingkatkan Kualitas SDM Konstruksi, Hutama Karya Gelar Dua Program

Konstruksi
WWRC Bangun Cabang Gudang Kimia Terbesar, Lokasinya di Suryacipta Karawang

WWRC Bangun Cabang Gudang Kimia Terbesar, Lokasinya di Suryacipta Karawang

Kawasan Terpadu
G20 di Belitung Butuh 125 Minivan hingga Internet Kecepatan Tinggi

G20 di Belitung Butuh 125 Minivan hingga Internet Kecepatan Tinggi

Berita
Lampaui Situ Gunung, Jembatan Gantung Rengganis Terpanjang se-Asia Tenggara

Lampaui Situ Gunung, Jembatan Gantung Rengganis Terpanjang se-Asia Tenggara

Berita
6 Perawatan yang Harus Dilakukan Sebelum Menempati Rumah Baru

6 Perawatan yang Harus Dilakukan Sebelum Menempati Rumah Baru

Umum
Dana Rp 1,13 Triliun Dikucurkan untuk Renovasi TMII

Dana Rp 1,13 Triliun Dikucurkan untuk Renovasi TMII

Fasilitas
Mengenal ITRW, Lembaga Pengawas Jalan Tol Independen di Indonesia

Mengenal ITRW, Lembaga Pengawas Jalan Tol Independen di Indonesia

Berita
Berlaku Akhir 2022, Ini Mekanisme MLFF, Pengendara Tak Perlu Tapping Kartu E-Toll

Berlaku Akhir 2022, Ini Mekanisme MLFF, Pengendara Tak Perlu Tapping Kartu E-Toll

Berita
Proyek PLTM Bintang Bano Ditawarkan via Skema KPBU, Tertarik Investasi?

Proyek PLTM Bintang Bano Ditawarkan via Skema KPBU, Tertarik Investasi?

Konstruksi
BPN Verifikasi 67.774 Hektar Lahan Sawah Dilindungi di Provinsi Bali

BPN Verifikasi 67.774 Hektar Lahan Sawah Dilindungi di Provinsi Bali

Berita
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.