Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 25/02/2017, 14:00 WIB
|
EditorHilda B Alexander

SEMARANG, KompasProperti – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meminta agar para pekerja informal bisa dimasukkan dalam skema fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

Masuknya pekerja informal dalam fasilitas FLPPP terutama Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) akan menciptakan nilai keadilan.

“FLPP uang mukanya satu persen, dibantu uang muka Rp 4 juta, tapi ada syaratnya yang berpenghasilan Rp 4 juta-Rp 7 juta. Selama ini mereka (informal) tidak termasuk, kita masukkan. Percuma kalau yang dibantu pekerja formal saja, tapi yang (informal) ini tidak, jadi tidak adil,” kata Basuki, saat di Semarang, Jumat (24/2/2017).

Basuki mengatakan, para pekerja tidak tetap dapat dimasukkan dalam skema FLPP, meski penghasilannya tidak tetap tiap bulannya.

Dia pun mencontohkan para pedagang bakso yang ada di Indonesia sebagai pekerja informal. Meski pedagang bakso, penghasilan mereka lumayan tinggi. Selain itu, anggota pedagang bakso di seluruh Indonesia jumlahnya sangat besar.

“Pedagang bakso itu ada jutaan, nanti digarap, April untuk DKI. Itu (pedagang bakso) kan salah satu. Lalu ada persatuan pemangkas rambut,” ujar Basuki.

FLPP, kata Basuki, bisa dipergunakan untuk membeli rumah, membangun dan melakukan renovasi.

Namun, jika masyarakat sasaran masuk kategori sangat miskin dan tidak punya usaha diberi bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebesar Rp 15 juta.

“Kalau miskin sekali ada RTLH. kita bantu Rp 15 juta untuk perbaiki untuk sangat miskin. Kalau (kategori) ini kan untuk mereka yang punya usaha,” tambahnya.

Direktur Utama Bank Tabungan Negara (BTN) Maryono menyebutkan, jumlah para pedagang bakso di seluruh Indonesia sekitar 1 juta hingga 1,5 juta pedagang.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman Selanjutnya
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+