Karena Perubahan Iklim, Kota Apung Bukan Lagi Fiksi Ilmiah

Kompas.com - 02/02/2017, 11:24 WIB
Gambaran desain pulau mengapung milik The Seasteading Institute The Seasteading InstituteGambaran desain pulau mengapung milik The Seasteading Institute
|
EditorHilda B Alexander

KompasProperti - Seiring perubahan iklim yang terjadi terutama di kedua kutub bumi, industri teknologi mulai melayangkan ide-ide spektakuler agar bisa beradaptasi dengan bencana akibat pemanasan global.

Satu dari sekian banyak gagasan adalah memindahkan penduduk dari pulau-pulau pasifik dataran rendah di garis permukaan laut ke seasteds atau platform yang berfungsi sebagai tempat tinggal permanen di atas laut.

Jika dulu berhenti hanya menjadi kisah fiksi ilmiah, kini gagasan pulau terapung kemungkinan besar bisa diwujudkan setelah es dunia di kutub mencair dalam waktu begitu cepat.

Pemerintahan Kiribati bahkan sudah memikirkan tentang platform mengapung tersebut mengingat negaranya merupakan sebuah kepulauan di Samudera Pasifik.

Sementara itu, wilayah Polinesia Perancis tengah mengerjakan proyek hampir sama berkolaborasi dengan institut non profit asal California bernama The Seasteading Institute.

Direktur Eksektutif The Seasteading Institute Randolph Hencken mengatakan, proyek itu tinggal menunggu studi kelayakan ekonomi dan lingkungan.

"Kami memiliki misi menciptakan sebuah industri yang menyediakan pulau-pulau mengapung untuk orang-orang yang terancam kenaikan muka air laut." katanya kepada The Times.

The Seasteading Institute Platform pulau mengapung milik The Seasteading Institute.

The Seasteading Institut mengklaim telah mendapatkan 2,5 juta dollar Amerika Serikat (AS) atau senilai Rp 33,42 miliar dari 1.000 lebih donatur.

Menurut survei yang dilakukan institut tersebut pada 2013 silam, lebih dari 1.000 orang ingin berada dan tinggal di pulau.

Dirancang oleh firma teknik akuatik DeltaSync, platform milik The Seasteading Institute mampu menampung berat bangunan tiga lantai.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X