Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bangun Jalan Tol Dalam Kota Bandung, Pemerintah Pinjam Dana Jepang

Kompas.com - 31/01/2017, 22:00 WIB
Ridwan Aji Pitoko

Penulis

JAKARTA, KompasProperti - Jalan Tol Dalam Kota Bandung atau Bandung Intra Urban Toll Road (BIUTR) siap dibangun pada 2018 mendatang.

Pembangunannya terlambat delapan tahun setelah perencanaannya dimulai pada 2010 silam.

"Pertama ini nota kesepahaman dengan Pemprov Jabar dan Pemkot Bandung untuk segera bisa teken pinjaman, lalu tender dini. Kemudian harapannya 2018 bisa konstruksi," ucap Direktur Pengembangan Jaringan Jalan Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Rachman Arif, di Jakarta, Selasa (31/1/2017).

Penandatanganan nota kesepahaman tersebut rencananya akan dilakukan pada minggu kedua Februari 2017 sebagai syarat proyek ini diterima oleh Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).

Sementara pembiayaannya, pemerintah berencana mengajukan pinjaman kepada Japan International Cooperation Agency (JICA) atau Badan Kerja Sama Internasional Jepang.

"Rp 1,5 triliun dari JICA, nggak ada APBN, biasanyakan memang 10 persen APBN dan 90 persen pinjaman, tetapi sekarang nggak ada," imbuh Arif.

Namun, menurut Arif, pinjaman itu baru bisa didapat jika pembebasan lahan untuk pembangunan Jalan Tol Dalam Kota Bandung sudah 100 persen.

Sampai saat ini, pembebasan lahannya masih belum dilakukan. Inilah yang menjadi penyebab berlarut-larutnya rencana pembangunan Jalan Tol Dalam Kota Bandung.

Untuk itu, Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR meminta Pemprov Jawa Barat dan Pemkot Bandung segera melakukan pembebasan lahan tersebut.

"Untuk pembebasan lahan kami mohon maaf tidak bisa berkontribusi dan kami minta Pemprov Jabar dan Pemkot Bandung untuk berperan aktif dan kami akan melaksanakan pembiayaan konstruksinya," jelas Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR Arie Setiadi Moerwanto.

Jalan Tol Dalam Kota Bandung dirancang sepanjang 27 kilometer yang titik pembangunannya dimulai dari Pasteur hingga Ujung Berung.

Selain jalan tol, pemerintah juga berencana membangun jalan layang (flyover) di tiga titik yakni Buah Batu, Kopo, dan persimpangan Soekarno-Hatta.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Bakal Hadiri Acara WWF, AHY: Air dan Tanah Tak Bisa Dipisahkan

Bakal Hadiri Acara WWF, AHY: Air dan Tanah Tak Bisa Dipisahkan

Berita
[POPULER PROPERTI] Plus Minus Tandon Air Atas dan Bawah

[POPULER PROPERTI] Plus Minus Tandon Air Atas dan Bawah

Berita
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Situbondo: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Situbondo: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Jombang: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Jombang: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Pulang Dinas dari AS, AHY Sayangkan Investor Kabur karena Masalah Tanah

Pulang Dinas dari AS, AHY Sayangkan Investor Kabur karena Masalah Tanah

Berita
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Sampang: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Sampang: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Trenggalek: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Trenggalek: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Sumenep: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Sumenep: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Bondowoso: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Bondowoso: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kota Kediri: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kota Kediri: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Tulungagung: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Tulungagung: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Gresik: Pilihan Hunian Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Gresik: Pilihan Hunian Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Kediri: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Kediri: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Probolinggo: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Probolinggo: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Seram Bagian Timur: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Seram Bagian Timur: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com